Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Kunjungi Kaltim, DPRD Jembrana Berpesan Jaga Ketahanan Pangan , Bertahan Saat Parwisata Terpukul

Menurutnya, sektor pertanian tetap bisa unggul, disaat sektor usaha lain terpukul akibat pandemi.

HUMAS DPRD KALTIM
TERIMA KUNJUNGAN - DPRD Kaltim saat menerima kunjungan kerja anggota DPRD Jembrana untuk membahas ketahanan pangan di masa pandemi, Rabu (5/11). 

 
SAMARINDA - DPRD Kaltim menerima kunjungan kerja DPRD Jembrana dalam rangka menambah referensi dalam meningkatkan kapasitas khususnya berkenaan dengan peningkatan kapasitas fungsi dan tugas DPRD terkait dengan menjaga ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 di lantai 2 gedung D, Rabu (14/11).

Rombongan DPRD Jembrana yang dipimpin I Made Sabda diterima langsung oleh Plh Sekretaris Dewan Hj. Norhayati US didampingi pejabat struktural Sekretariat DPRD Kaltim serta Tenaga Ahli DPRD Kaltim.

I Made Sabda mengatakan, sampai sekarang pariwisata Bali jadi salah satu sektor yang paling terpukul karena pandemi sehingga sektor yang paling bisa diandalkan di tengah pandemi Covid adalah sektor pertanian.

Menurutnya, sektor pertanian tetap bisa unggul, disaat sektor usaha lain terpukul akibat pandemi.

“Kebutuhan akan pangan merupakan sektor penting di tengah pandemi yang sedang melanda dunia. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki untuk menanam sesuatu yang bermanfaat di tengah pandemi,” ujarnya.

Tenaga Ahli Komisi II DPRD Kaltim Adam Muhammad mengatakan, berbicara mengenai ketahanan pangan di masa pandemi, maka diperlukan strategi seperti yang dilakukan Provinsi Kaltim yaitu Optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dengan pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif.

“Perlunya P2L sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga,” kata Adam Muhammad.

Senada dengan hal itu, Hj. Norhayati US menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor prioritas yang terus digenjot oleh pemerintah provinsi selain sektor pariwisata Kaltim. Oleh karena pembangunan Kaltim tidak lagi bergantung kepada sektor tambang atau sumber daya yang tidak bisa diperbaharui lagi. “Untuk itu kita mengajak masyarakat agar lebih giat memanfaatkan potensi lahan serta sumber daya alam dan tidak hanya terfokus pada satu jenis tanaman atau komoditas,” ucapnya. (adv/hms8)

Tags
Jembrana
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved