Mengenal Balikpapan Cat Rescue Foundation, Kerap Selamatkan Kucing Liar Berkondisi Tidak Sehat

Seiring waktu, banyak ditemukan kucing liar yang butuh pertolongan. Hal ini yang mendorong sejumlah anak muda membentuk.

TRIBUNKALTIM.CO/ZEIN RAHMATULLAH
Sejumlah kucing yang kini rawat jalan di rumah singgah Balikpapan Cat Rescue Foundation. TRIBUNKALTIM.CO/ZEIN RAHMATULLAH 

Keputusannya ini bukan tanpa sebab. Saat ditemui TribunKaltim.co, ia pernah menemui satu penampakan dimana kucing terlantar dengan kondisi bagian kepala mengalami kerusakan hingga bagian tengkorak terpampang jelas.

"Ini asalnya saya lagi jalan-jalan di daerah Sepinggan, Kota Balikpapan. Terus saya lihat kucing kepalanya kroak. Saya mau nolong tapi saya nggak punya uang," ujar Eko.

Melihat itu, ia bertekad untuk membuat satu unit penyelamat terhadap kucing-kucing yang mengalami hal serupa.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sungai Ampal Balikpapan, Satu Mobil Melayang Masuk ke Lahan Kosong

Baca Juga: Mengenal Profil Kamala Harris, Wakil Presiden Amerika Serikat Terpilih yang Mendampingi Joe Biden 

Baca Juga: 4 Faktor Kunci di Balik Tumbangnya Sang Petahana Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat

Menurutnya, Balikpapan memiliki banyak komunitas pecinta kucing, namun tidak semua berani ambil keputusan untuk menyelamatkan.

Hingga sekitar medio tahun 2017 tersebut, Eko bersama beberapa temannya, membangun unit tadi yang eksis hingga hari ini dengan nama Balikpapan Cat Rescue Foundation.

Unit penyelamat kucing ini, sambung Eko, setidaknya menerima lima ekor kucing per hari untuk diberi tindakan medis.

Baca Juga: Bekerjasama dengan PMI, Polres Kukar Gelar Donor Darah

Baca Juga: Dua Perwakilan KIM Kukar Bakal Ikuti Acara Kemkominfo RI

Baca Juga: Pertamina RU V Balikpapan Kembangkan Program Pemberdayaan Terintegrasi

Baca Juga: Tanggapan Mabes Polri Soal Represif Aparat Kala Tangani Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Samarinda

Dia mengaku, kerap merasa kesal lantaran banyak kucing liar yang mendapat perlakuan tidak pantas dari manusia.

Salah satunya, ketika manusia memberi sisa makanan seperti tulang ikan untuk kucing-kucing liar tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved