Jumat, 17 April 2026

Penanganan Covid

Puluhan Daerah Masih Zona Merah Corona, Pemda Diminta Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan

Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan penanganan Corona atau covid-19 pekan ini

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP
KAMPANYE CEGAH CORONA - Berpenampilan layaknya pocong, seseorang peragakan bahwa bahaya covid-19 atau virus Corona, di Pasar Pagi Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (14/10/2020). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Puluhan daerah masih zona merah Corona, Pemda diminta evaluasi penerapan protokol kesehatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan penanganan Corona atau covid-19 pekan ini.

Telah terjadi peningkatan yang signifikan pada zona merah (risiko tinggi) bertambah menjadi 27 kabupaten/kota dari pekan lalu sebanyak 19 kabupaten/kota. 

Zona oranye (risiko sedang) menurun menjadi 370 dari pekan sebelumnya sebanyak 371 kabupaten/kota. 

Baca Juga: Kabar Baik, Penanganan Corona di Indonesia Tunjukan Hasil Signifikan, Simak Data Berikut Ini

Baca Juga: Mendikbud Nadiem Makarim Bolehkan Pembelajaran Tatap Muka di Rote Ndao dengan Syarat Berikut Ini

Pada zona kuning (risiko rendah) pekan ini turun menjadi 97 kabupaten/kota dari sebelumnya 104 kabupaten/kota. 

Zona hijau (tidak ada kasus baru) meningkat dari 8 menjadi 9 kabupaten/kota dan zona hijau (tidak terdampak) menurun dari 12 kabupaten/kota menjadi 11 kabupaten/kota. 

Namun menurut Wiku, perkembangan pekan ini terlihat perkembangan ke arah yang kurang baik. 

"Sangat disayangkan, terdapat 33 kabupaten/kota yang sebelumnya berada di zona kuning berpindah menjadi zona oranye," kata Wiku, Selasa (10/11/2020). 

Baca Juga: Modal Mencegah Corona, Satgas Ingatkan Pegang Teguh Iman, Aman, dan Imun

Baca Juga: 60 Juta Orang di Indonesia akan Diberikan Vaksin Covid-19 Secara Gratis, Program dari Pemerintah

Pekan ini, yang menjadi sorotan pada 19 kabupaten/kota yang berpindah dari zona oranye ke zona merah. 

Padahal, sebelumnya di zona oranye seharusnya bisa berpindah ke zona kuning. 

"Apabila masyarakat dan pemerintah daerah lengah, maka kabupaten/kota di zona oranye dapat berpindah ke zona merah. Dan ini terjadi pada 19 kabupaten/kota pekan ini. Ini menunjukkan Pemerintah Daerah dan masyarakatnya benar-benar lengah," tegas Wiku. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved