Sambut IKN, Wakil Ketua DPRD PPU Raup Muin Minta Generasi Muda Jauhi Narkoba
Permasalahan narkoba saat ini terbilang cukup memprihatinkan, khususnya di kalangan remaja atau generasi muda
TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Permasalahan narkoba saat ini terbilang cukup memprihatinkan, khususnya di kalangan remaja atau generasi muda.
Diketahui narkoba tidak hanya merambah di kalangan masyarakat ekonomi menengah ke atas, namun saat ini narkoba juga terkesan telah menjajah kalangan masyarakat lapisan paling bawah.
Hal ini cukup menjadi perhatian, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur yang menjadi calon Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.
Baca Juga: Samarinda Jadi Nomor Satu Pengedaran Narkoba di Kaltim, Ini Tanggapan Para Calon Wakil Walikota
Baca Juga: Pria 31 Tahun Diringkus Satresnarkoba Poles Berau, Sabu 3,68 Gram Juga Diamankan
Baca Juga: Para Calon Wakil Walikota Samarinda Miliki Solusi Berantas Narkoba
Wakil Ketua 1 DPRD PPU Raup Muin mengatakan, bahwa narkoba merupakan musuh nyata yang saat ini terus merongrong generasi penerus bangsa.
"Ini jadi perhatian kita bersama, narkoba bukan hanya merusak kondisi sosial, tapi barang haram itu juga merusak generasi-generasi penerus bangsa kita, atau daerah kita," ujar Pria yang juga Ketua Pemuda Pancasila PPU, Jumat (13/11/2020).
Pria yang dikenal tegas ini juga mengungkapkan bawah siapapun yang terlibat apalagi menyebarkan dengan sengaja barang haram tersebut untuk di tindak tegas.
"Kita dukung sepenuhnya pihak yang bertugas untuk sama-sama memerangi narkoba," kata Raup.
Tidak hanya itu pria yang memiliki dua orang putri ini juga meminta kepada orang tua di rumah untuk terus memonitor pergaulan anak-anaknya dengan harapan generasi penerus tidak terjerumus dalam barang haram tersebut.
Baca Juga: 6 Prajurit Baru TNI Dites Urin untuk Pastikan Personel Kodim Sangatta Bebas Narkoba, Begini Hasilnya
Baca Juga: Pelaku Narkoba Musnahkan Sendiri Barang Bukti Sabu Dengan Diblender, Disaksikan Petugas BNNP Kaltim
Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Sekolah, 25 Pegawai Non ASN di SMKN 2 Penajam Tes Urine
"Semua punya peran termasuk kita semua sebagai orang tua, untuk meminitor pergaulan anak-anak kita. Dengan kondisi saat kita pahami anak-anak juga tidak bisa kita kekang berlebihan namun kita dapat mengetahui dengan siapa anak kita berkumpul dan berteman," harap Raup.
Raup meyakini jika IKN telah resmi dipindahkan di PPU, potensi wilayah ini akan sangat lebih baik, pekerjaan, maupun potensi-potensi lainnya sehingga daerah harus siap bersaing dengan kondisi yang ada.
"IKN ke PPU, kita harus lindungin generasi kita, agar siap menyambut IKN," tutup Raup.
(TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wakil-ketua-i-dprd-penajam-paser-utara-ppu-kalimantan-timur-raup-muin.jpg)