Breaking News

Kebun Sayur Seluas 1.000 Meter Persegi Disulap Ibu-ibu Dasa Wisma di Batuah Jadi Lokasi Agrowisata

Dasa Wisma Pucuk di Desa Batuah yang mayoritas beranggotakan ibu rumah tangga, membuat konsep kebun yang berbeda dari pada konsep umum. Tak sekedar m

TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA
Kebun kreatif karya Dasa Wisma Pucuk yang beranggotakan mayoritas ibu-ibu rumah tangga di Desa Batuah, Kutai Kartanegara. TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG– Dasa Wisma Pucuk di Desa Batuah yang mayoritas beranggotakan ibu rumah tangga, membuat konsep kebun yang berbeda dari pada konsep umum.

Tak sekedar menanam sayur mayur, dan sejumlah kebutuhan pangan, mereka juga mendesain kebun seluas 1.100 meter persegi layaknya lokasi agro wisata.

Di sana terdapat gazebo, dan tempat duduk yang didesain berbentuk kapal.

Ada rumah pohon, dan kursi dengan latar hiasan berbentuk lambang cinta.

“Ini dibangun sejak Januari 2020. Sempat terhenti karena pandemi Virus Corona ( covid-19 ),” kata Ketua Dasa Wisma Pucuk Adriana Putri, saat dikunjungi sejumlah pewarta di Desa Batuah, Kukar, akhir pekan kemarin.

Ragam tanaman tersedia di kebun milik Dasa Wisma Pucuk, mulai dari padi, ragam sayur mayur, dan kebutuhan pangan lainnya tersedia.

Kebun dikelola oleh 19 orang, dengan anggota mayoritas ibu-ibu atau perempuan.

Tak sekedar menanam, mereka juga memproduksi hasil panen untuk bisa dijual dalam bentuk barang jadi.

Mulai dari keripik seledri, keripik ubi ungu, keripik pisang, dan jahe instan juga diproduksi yang dijual seharga masing-masing Rp 5 ribu per bungkus.

“Sekarang ini jualnya masih ke sesama warga di sini. Lebihnya kami jual ke pihak desa, saat mereka ada acara,” kata Sekretaris Dasa Wisma Pucuk, Yeni.

Bukan hanya Dasa Wisma Pucuk yang membuat kebun dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah.

Sebanyak 80 dasa wisma juga membangun kebun serupa, dengan tingkat kreativitas yang beragam.

Dasa Wisma Pucuk, menurut beberapa pihak yang ditemui di sana, menyebut Pucuk adalah salah satu yang terbaik.

Kemudian, kebun yang dikelola Dasa Wisma Pucuk juga mulai dilirik sejumlah wisatawan.

Namun, untuk sementara ini, belum ada tarif yang ditetapkan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved