Jumat, 10 April 2026

IZI Kaltim Hadirkan Rumah Singgah Pasien untuk Warga Dhuafa

Lembaga Amil Zakat Inisiatif Zakat Indonesia hadirkan Rumah Singgah untuk warga Dhuafa yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (24/11/2020)

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Sumarsono
HO
Lembaga Amil Zakat Inisiatif Zakat Indonesia hadirkan Rumah Singgah untuk warga Dhuafa yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (24/11/2020) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Lembaga Amil Zakat Inisiatif Zakat Indonesia hadirkan Rumah Singgah untuk warga Dhuafa yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (24/11/2020) kemarin.

Rumah Singgah tersebut menyediakan tempat tinggal sementara, makan dan minum serta mobilisasi kerumah sakit rujukan secara gratis.

Istiqamah, Kepala Rumah Singgah Pasien mengatakan, sehat sakit merupakan suatu siklus kehidupan yang dialami oleh manusia.

Sehat merupakan suatu aset yang besar yang memang Allah berikan kepada kita yang beruntung, berbalik dengan seorang yang diuji oleh Allah berupa sakit dan terkulai lemas tak berdaya, sebuah keadaan yang tidak bisa dihindarkan sedikitpun.

"Kondisi sosial pasien yang mengalami sakit yang terkadang harus dirujuk ke Rumah Sakit tipe B yang berada di daerah dan terkadang juga harus dirujuk ke Rumah Sakit tipe A yang di luar daerah, sering luput dari perhatian kita. Terlebih pasien tersebut mengalami sakit kronis dan harus kontrol dan terapi setiap minggu atau bulan hingga penyakitnya sembuh,"katanya.

BPJS, jaminan sosial, JAMKESMAS, dan KIS hanya mengcover dari pengobatan pasien tersebut sedangkan untuk penginapan, rumah singgah, biaya makan, dan kebutuhan hidup lainya tidak termasuk dalam pembiayaan layanan sosial yang dibentuk pemerintah tersebut.

Bahkan beberapa survey di rumah sakit didapatkan bahwa banyak keluarga pasien yang tinggal di tempat yang tidak layak.

"Sehingga terkadang banyak pasien yang memutuskan berhenti untuk pengobatannya karena tidak mampu dalam segi biaya hidup," ucap Istiqamah.

Rumah Singgah Pasien (RSP) hadir sebagai layanan sosial kesehatan untuk meringankan beban pasien dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat dari luar daerah yang membutuhkan tempat tinggal sementara.

Termasuk kebutuhan hidup selama di rumah singgah pasien secara gratis dengan harapan pasien dan keluarga dapat memperoleh kondisi kesehatan yang baik dan dapat kembali ke daerah dalam keadaan aman dan selamat.

Sebanyak 864 penerima manfaat sejak pertama kali diresmikan pada tanggal 18 Januari 2018 program Rumah Singgah Pasien Inisiatif Zakat Indonesia (RSP IZI) Kaltim telah memberikan pelayanan kepada mustahik berupa penyediaan tempat tinggal, konsumsi, Layanan ambulance gratis.

Tak hanya itu, kegiatan lainnya seperti Taklim, Tahsin Al-Qur’an, membuat kerajinan tangan, Bercocok tanam, dan gotong royong.

Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk mengisi waktu pasien dan keluarga pasien dengan hal-hal yang positif dan bermafaat

Agar dapat masuk ke rumah singgah tersebut, pasien dari keluarga kurang mampu harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Selain itu pasien juga harus melampirkan beberapa berkas seperti surat keterangan rujukan rumah sakit, fotokopi KTP, BPJS kelas 3, kartu keluarga (KK), surat keterangan tidak berpenyakit menular, serta surat keterangan keluarga tidak mampu dari RT/RW tempat tinggalnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved