Fakta- fakta Lengkap Pembantaian di Sigi, Warga Mengungsi Ketakutan Setelah 1 Keluarga Dibunuh

Aksi ini dilakukan oleh warga karena merasa ketakutan setelah tewasnya 1 keluarga di wilayah tersebut.

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Rafan Arif Dwinanto
(DIDIE SW/dok. Kompas.com)
Ilustrasi pembunuhan - Pasca pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Sejumlah warga mengungsi ke dalam hutan. 

Hal ini karena Desa Lembantongoa memang terbilang sepi.

Tidak banyak warga yang tinggal di daerah tersebut.

Baca juga: Imbas Acara Habib Rizieq, Anies Baswedan Copot Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara

Baca juga: Terjawab, Polisi Temukan Unsur Provokasi di Baliho Revolusi Ahlak Habib Rizieq, Dukung Pangdam Jaya

Baca juga: Habib Rizieq Dirawat di Rumah Sakit, Bima Arya Bocorkan Kondisinya, Pimpinan FPI tak Mau Dijenguk

3. Pelaku Ternyata Kelompok Teroris, Berjumlah 10 Orang

Setelah polisi melakukan penyelidikan, terungkap pembunuhan itu dilakukan oleh kelompok teroris, yakni oleh jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Hal itu berdasarkan pemeriksaan saksi dan olah TKP yang dilakukan oleh polisi yang dipimpin Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama, dan tim inavis Polda Sulteng

"Lima saksi yang diinterogasi menyatakan bahwa pelaku kurang lebih 10 orang tidak dikenal, 3 orang membawa senjata api (laras panjang 1 dan 2 senpi genggam)," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, Sabtu (28/11/2020) seperti diberitakan Tribunnews.com.

Setelah diperlihatkan DPO teroris MIT, Awi mengatakan para saksi yakin identitas tiga orang OTK tersebut adalah teroris kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora.

"Saat ini sudah ada back up kurang lebih 100 orang pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng dan TNI untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora tersebut," pungkas Awi.

Baca juga: Tinggalkan Liga Italia, Manchester United Sudah 90 Persen Dapatkan Hakan Calhanoglu dari AC Milan

Baca juga: Mobile Legends Redeem Code Terbaru, Top Up Diamond ML, Cara Tukar Kode Redeem 28 November 2020

Baca juga: Apakah Saldo Pelatihan Prakerja Harus Dihabiskan? Cek Dashboard,Cara Mendaftar Kartu Prakerja Online

4. Kronologi Penemuan Mayat

Mabes Polri pun membeberkan kronologis kejadian.

Menurut Brigjen Awi, polisi awalnya menerima laporan dari warga perihal satu keluarga yang dibunuh.

"Jumat, 27 November 2020 pukul 10.30 WITA, anggota Polsek Palolo menerima informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu warga Dusun 5 Lewonu yang dipenggal kepalanya dan beberapa rumah dibakar oleh orang tidak dikenal," katanya.

Setelah menerima laporan itu, polisi pun datang ke TKP.

Sesampainya di TKP, ada empat mayat yang ditemukan dan 7 rumah dibakar.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FAKTA Satu Keluarga di Sigi Tewas Dibunuh: Pelaku Ternyata Kelompok Teroris, Ini Kronologinya, https://www.tribunnews.com/regional/2020/11/28/fakta-satu-keluarga-di-sigi-tewas-dibunuh-pelaku-ternyata-kelompok-teroris-ini-kronologinya?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved