Menyoal Dugaan Politik Uang, Begini Penjelasan Paslon Pilkada Berau Seri Marawiah-Agus Tantomo

Menyikapi informasi yang tersebar di masyarakat maupun media sosial terkait dugaan politik uang dan menghalang-halangi penyelenggara pemilu melakukan

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Berau Seri Marawiah dan Agus Tantomo didampingi tim hukum dan ketua partai pengusung saat melakukan konferensi pers, Jumat (4/12/2020). TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB- Menyikapi informasi yang tersebar di masyarakat maupun media sosial terkait dugaan politik uang dan menghalang-halangi penyelenggara pemilu melakukan tugasnya, Calon Bupati dan Wakil Bupati Seri Marawiah dan Agus Tantomo didampingi tim hukum dan ketua partai pengusung menggelar konferensi pers, Jumat (4/12/2020).

Dalam konferensi pers tersebut, kuasa hukum pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Bambang Irawan yang mewakili paslon menegaskan sejumlah hal.

Di antaranya terkait video yang beredar disebut penggerebekan tindakan politik uang, Bambang menyatakan dengan tegas bahwa kejadian tersebut adalah kegiatan pembekalan kader relawan Paslon 01 dalam rangka persiapan hari pemungutan suara.

Sehingga ia menyesalkan sikap Bawaslu Berau yang dinilai telah melakukan pembiaran atas peristiwa perbuatan melawan hukum (persekusi) terhadap warga negara Indonesia seperti yang tersebar dan tidak berupaya mencegahnya padahal berada di tempat kejadian peristiwa tersebut.

"Kami menyatakan dengan tegas akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang mempolitisir peristiwa tersebut dan membuat peradilan di luar pengadilan dengan cara menjustifikasi yang mengarah fitnah terhadap paslon kami," tutur Bambang.

Bambang juga menegaskan mendukung pihak berwenang untuk melakukan penegakan hukum atas peristiwa
ini.

Selain itu Calon Bupati Berau dengan tagline Berau Makmur Harmoni itu komitmen menolak politik uang dan melawan politisasi SARA.

"Kami akan melakukan penjagaan dengan Sistem Keamanan Rakyat Semesta (Siskamrata) di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi pihak-pihak yang ingin melakukan politik uang," tuturnya.

"Dan melaporkan kepada yang berwenang jika menemukan pelaku politik uang, dan mendorong ke semua pihak untuk menciptakan Pilkada yang memegang teguh prinsip kejujuran dan keadilan, tanpa praktik curang apapun bentuknya," ujarnya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Agus Tantomo menambahkan terkait kejadian dugaan money politic yang ditujukan kepada dirinya itu tidak benar.

Ia menyebutkan telah melakukan segala sesuatu sesuai koridor hukum dan uang yang diberikan ke relawan hanya sebagai biaya konsumsi dan transportasi.

"Semua telah ada aturan ada yang dibolehkan dan ada tidak termasuk merekrut relawan atau saksi. Kami memberi mereka uang hanya untuk biaya konsumsi dan transportasi dalam menjalankan tugas, dan mereka semua telah kami rekrut dan dibuatkan SK," ucapnya.

Baca juga: Soal Dugaan Money Politik di Kampung Suaran, Bawaslu Berau Sebut Telah Minta Klarifikasi Terlapor

Baca juga: Dugaan Penganiayaan dan Money Politik, Kapolres Berau: Polisi dan Bawaslu Bekerja Transparan

Baca juga: Relawan Paslon di Pilkada Bontang Bentuk Aliansi Masyarakat Anti Money Politics

Ia juga berharap penyelenggara Pemilu dalam hal ini Bawaslu dapat bersikap netral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menyukseskan Pilkada Berau 2020.

Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 02 Achmad Najib Fatoni dalam konferensi persnya juga menyayangkan kejadian dugaan money politic yang dinilai menodai Pilkada Berau 2020 yang seharusnya terlaksana jujur dan adil.

Selain itu pria yang akrab disapa Pakde Toni itu juga mengungkapkan dugaan adanya penganiayaan terhadap dua relawan mereka yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kami akan mengambil langkah dengan melaporkan ke pihak Polres Berau tentang penyerangan itu dan melapor ke Bawaslu Berau tentang masifnya money politik yang terjadi saat ini di kabupaten Berau," ujarnya.

(TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved