Senin, 4 Mei 2026

Terapkan Efisiensi dan Inovasi Jadi Kunci Mal di BSB Bertahan

Direktur Operasional PT Wulandari Bangun Laksana, Tjia Daniel Wirawan, selaku pengelola kawasan sektor industri dan ekonomi di kota Minyak, Balikpapan

Tayang:
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
Direktur Operasional PT Wulandari Bangun Laksana, Tjia Daniel Wirawan. TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Direktur Operasional PT Wulandari Bangun Laksana, Tjia Daniel Wirawan, selaku pengelola kawasan sektor industri dan ekonomi di kota Minyak, Balikpapan Superblock (BSB) menyebut semua bisnis mengalami tantangan berat di masa pandemi Virus Corona ( covid-19 ).

"Mungkin pendekatannya juga beda-beda antar tiap bisnis. Namun secara umum sebagian besar bisnis mengalami tantangan berat," ujarnya, Senin (7/12/2020).

Khusus pusat perbelanjaan di BSB, yakni e-Walk juga Pentacity Shoping Venue, Daniel menyebut untuk bertahan, pihaknya melakukan efisiensi.

Mulai dari jam operasional yang menyesuaikan dengan kondisi dan kebijakan dari pemerintah setempat. 

Sedangkan karyawan yang kontraknya habis, sementara tidak diperpanjang dahulu.

"Beberapa karyawan yang kontraknya habis tahun ini, kita belum perpanjang. Dengan harapan jika keadaan membaik, kita akan panggil mereka kembali," ujarnya.

Lalu pemanfaatan energi, kebersihan dan keamanan, diupayakan menyesuaikan trafik yang ada saat itu.

Manajemen BSB juga memberikan insentif berupa pengurangan biaya sewa hingga biaya perawatan untuk tenant yang beroperasi di sana.

Pemberian insentif ini, kata Daniel, agar tenant yang ada tetap bertahan di masa sulit tersebut.

"Apalagi mereka pusatnya di Jakarta, dan Jakarta masih parah. Akhirnya terdampak pada yang di daerah. Kita berikan insentif agar mereka bertahan. Kita pernah memberikan insentif hingga 50 persen, sekarang sudah bertahap mengurangi. Menyesuaikan dengan kondisi yang ada," tuturnya.

Tak hanya itu, BSB juga punya langkah-langkah inovatif.

Termasuk menggalakan transaksi via online dan free delivery.

Inovasi ini menjadi program unggulan pada waktu itu.

"Selama 8 terakhir ini cukup berhasil. Kita bisa bertahan melewati kondisi ini. Situasi Balikpapan khususnya sejak Oktober kemarin, lebih baik karena kasus sudah melandai," tambahnya.

Pusat perbelanjaan sudah mulai menggelar aktivitas, sesuai dengan hasil koordinasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.

Baca juga: Tingkatkan Transaksi dan Gairahkan Kembali Roda Perekonomian, Gojek dan BSB Jalin Kerja Sama

Baca juga: Okupansi Mal di BSB Hampir 50 Persen, Kebiasaan Baik Masyarakat Era New Normal Terbangun

Baca juga: Wahana Ice Skating Pentacity BSB Ramaikan Suasana di Tengah Pandemi Covid-19

Khusus mal di BSB, seperti ice skating, bioskop sudah mulai buka, begitupun zona bermain.

Sehingga secara trafik, jauh lebih meningkat dibanding awal pandemi merebak.

"Pendapatan year on year pasti menurun. Tapi ini sudah mulai ada perbaikan. Kita revisi target pendapatan 40 persen karena pandemi ini," jelasnya.

Disinggung bagaimana proyeksi bisnis untuk tahun 2021, menurut Daniel, sepanjang kondisi Balikpapan sudah kondusif, perbaikan ekonomi dan daya beli masyarakat akan membaik pula.

"Tahun depan, sepanjang Balikpapan kondusif, saya pikir harusnya membaik juga," ucapnya.

(TribunKaltim.co/Heriani)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved