Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Cegah Klaster Pilkada, Ayonius Imbau Warga Datang ke TPS dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Oleh sebab itu diimbau kepada seluruh masyarakat mentaati protokol kesehatan ketika hadir di TPS.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
PERSIAPAN TPS - Sekretaris Kabupten Kutai Barat Ayonius memantau sejumlah TPS di tiga kecamatan (Tering, Linggang Bigung, dan Barong Tongkok) guna melihat langsung berbagai persiapan menjelang pilkada, Selasa (8/12). 

SENDAWAR - Sekretaris Ayonius S Pd MM memantau langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 dan 04 Kampung Tering Seberang Kecamatan Tering, TPS 01 Linggang Kebut dan TPS 04 Linggang Bigung Kecamatan Linggang Bigung, TPS 11,12 dan 15 Busur, TPS 5, 6,7 dan 8 Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok untuk melihat berbagai persiapan menjelang pilkada, Selasa (8/12).

Berdasarkan hasil pantauan langsung Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM bersama Ketua KPU Kubar, Bawaslu, Plt Asisten I, Kepala Kesbangpol, Satpol PP, Perwakilan Kodim, Kejaksaan, Dinkes di tiga kecamatan Tering, Linggang Bigung dan Barong Tongkok semuanya fasilitas dan kelengkapan pemilihan sudah dipersiapkan dengan baik, sesuai protokol kesehatan (prokes).

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Kabupaten Ayonius S Pd MM mengucapkan terimakasih kepada KPUD dan Bawaslu selaku lembaga penyelenggara dan pengawas karena semua rangkaian persiapan pilkada berjalan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut Ayonius berpesan dan mengimbau kepada para camat agar keamanan tetap dijaga, kekeluargaan dan kebersamaan bisa terus dijalin.

”Jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, camat, petinggi dan aparat diharapkan bisa mendiskusikan sesuai aturan yang berlaku,” harap Ayonius.

Sekali lagi pilkada tentu sangat erat hubungannya dengan pimpinan Kubar, bahkan merupakan agenda nasional. Minimal partisipasi masyarakat lebih meningkat dari pemilihan tahun-tahun sebelumnya, walaupun dalam suasana pandemi covid-19. Oleh sebab itu diimbau kepada seluruh masyarakat mentaati protokol kesehatan ketika hadir di TPS.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat saat pencoblosan untuk mencegah terjadi klaster pilkada. “Masyarakat yang hadir diimbau tetap melakukan 3M. Begitu pula untuk tim keamanan, jika dalam pemilihan ada warga yang berkerumun, pihak keamanan harus langsung mengingatkan agar tidak berkerumun,” tandasnya.(adv/hms10/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved