Breaking News:

Pria di Samarinda Tewas Gantung Diri, Warga Sebut Rumah Kontrakan Sering Jadi Pesta Narkoba

Pria ini hanya dikenal dengan nama Nuril alias Ulil (40) oleh salah warga sekitar, pria berbadan ceking ini ditemukan tergantung menggunakan kain spre

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Jasad seorang pria diketahui bernama Nuril alias Ulil (40) ditemukan tak bernyawa hari ini, tepatnya sekira pukul 14.40 warga Gang III RT 29 No. 1A, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, ia tergantung dengan kain sprei yang terikat dilehernya sekitar dua meter. Sprei sendiri diikat pada kayu yang membentang diatas plafon. 

"Ngga pernah lihat sama sekali, malam sering kelihatan keluar masuk (orang tidak dikenal). Sering kumpul, saya menduga sering dijadikan pesta narkotika, karena ada laporan dari beberapa warga sekitar ke saya," jelas Nur Kasan.

Dirinya tak bisa merincikan berapa lama pria yang ditemukan gantung diri ini tinggal di kontrakan.

"Kalau diingat-ingat sekitar tiga mingguan lalu, pemilik kontrakan juga tidak jelas, sering ganti-ganti kepemilikan, alasannya karena rumah warisan," tegas Nur Kasan.

Kedatangan Tim Inafis Polresta Samarinda bersama Relawan Inafis di Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung melakukan identifikasi awal dengan mencari data diri pria tersebut, sebelum mengevakuasi.

Evakuasi pun menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Jalannya evakuasi tidak banyak kendala, tetapi relawan Inafis harus menaiki dinding sekat rumah kontrakan, tersebut untuk memutus kain sprei yang digunakan pria tersebut menggantung tubuhnya pada yang melintang diatas rumah sebuah kayu.

Babinsa Kelurahan Karang Anyar, Serda M. Mahyuni membenarkan, bahwa telah ditemukan jasad seorang pria tergantung dirumah kontrakan yang tak jauh dari gerbang Gang III RT 29.

"Saya mendapat laporan dari ketua RT, iya benar ada yang gantung diri, identitas seorang laki-laki. Kalau meninggalnya sekitar setegah jam sebelum ditemukan, baru hari ini," tegasnya ditemui usai evakuasi.

Jasad Ulil sendiri dievakuasi oleh Inafis Polresta Samarinda dan Relawan Inafis, usai sprei yang tergantung pada tubuh pria ini dipotong menggunakan gergaji.

Lalu mulai memasukkan pada kantong jenazah, dan diangkat menuju ambulans milik PMI Kota Samarinda guna menuju RSUD AW. Sjahranie.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved