Breaking News:

Pria di Samarinda Tewas Gantung Diri, Warga Sebut Rumah Kontrakan Sering Jadi Pesta Narkoba

Pria ini hanya dikenal dengan nama Nuril alias Ulil (40) oleh salah warga sekitar, pria berbadan ceking ini ditemukan tergantung menggunakan kain spre

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Jasad seorang pria diketahui bernama Nuril alias Ulil (40) ditemukan tak bernyawa hari ini, tepatnya sekira pukul 14.40 warga Gang III RT 29 No. 1A, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, ia tergantung dengan kain sprei yang terikat dilehernya sekitar dua meter. Sprei sendiri diikat pada kayu yang membentang diatas plafon. 

Salah seorang perempuan sekira umur 30-40 tahunan datang usai dilakukannya evakuasi pada jasad pria yang dikenal dengan nama Nuril alias Ulil ini.

Jajaran kepolisian dan TNI serta relawan yang sudah membubarkan diri usai evakuasi, dicari olehnya.

Saat didatangi reporter TribunKaltim.Co, perempuan tersebut enggan menyebutkan nama, namun ia bersedia percakapannya direkam untuk bukti bahwa ada dilakukan wawancara.

Perempuan tersebut bercerita bahwa pemilik rumah bernama Iwan.

Iwan menyewakan rumah tersebut pada teman pria yang melakukan aksi nekat gantung diri hari ini, ia mengetahui setelah beberapa kali suaminya mendapati sekelompok orang yang datang kerumah kontrakan tersebut untuk mencari Iwan, Nuril (pria yang gantung diri), dan Tile.

"Yang punya rumah Iwan, dia itu sudah merusak warga disini, dia yang sering mengedarkan narkotika dilingkungan sini," sebut perempuan tersebut sambil menggendong anaknya.

Perempuan tersebut melanjutkan, bahwa pemilik rumah ini mengontrakkan pada dua orang pria yang tak dikenal oleh warga sekitar.

Bahkan dua orang pria ini, termasuk pria yang ditemukan gantung diri sering menawari warga sekitar barang-barang yang mereka jual.

"Sering warga sini ditawari kayu, barang elektronik (TV, Kipas, dsb) seng bekas, onderdil motor, tidak tahu dapat darimana," ungkapnya.

Bahkan seorang warga disini, yang sering melintas dari depan gang, ketika lewat di depan rumah kontrakan yang kini sudah dipasang garis polisi tersebut, pernah ditawari narkoba.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved