Rabu, 29 April 2026

Penanganan Covid

Laporan Hasil Uji Klinik Vaksin Sinovac Bisa Keluar Akhir Januari 2021

Masyarakat Indonesia harus bersabar. Karena proses panjang masih harus dilalui vaksin yang telah tiba beberapa pekan lalu itu.

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUN/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Masyarakat Indonesia harus bersabar. Karena proses panjang masih harus dilalui vaksin yang telah tiba beberapa pekan lalu itu.

Tim Mikrobiologi Uji Klinis Vaksin Universitas Padjadjaran dr Sunaryati Sudigdoadi mengatakan bahwa pengujian vaksin Sinovac baru akan rampung pada akhir Mei 2021.

Laporan mengenai efikasi, keamanan, Imunogenisitas vaksin Sinovac baru bisa dilaporkan enam bulan pasca uji penyuntikan ke dua.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Sudah Tiba, Sekkot Samarinda Belum Tahu Berapa Warganya yang Kebagian

Baca juga: 75 Juta Orang Harus Bayar Sendiri, Pemerintah Subsidi Hanya 32 Juta Vaksin Covid-19

Baca juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Protokol 3M Tetap Harus jadi Bagian Hidup, Dinilai Ampuh Cegah Corona

"Kita mulai uji klinis itu di bulan Agustus ya, lalu sebetulnya kita merekrut 1620 relawan yang memang berdasarkan schedule secara total akan berakhir sebetulnya untuk melihat efikasi, keamanan, dan Imunogenisitas itu finalnya di akhir Mei," kata dia dalam diskusi Trijaya FM, Sabtu, (12/12/2020).

Namun menurutnya meskipun rampung akhir Mei, Tim Uji Vaksin bisa melaporkan hasil evaluasi uji penyuntikan tersebut pada akhir Januari 2021.

Karena dari 1620 relawan, 540 diantaranya telah telah melewati enam bulan pasca penyuntikan ke dua.

"Karena sebetulnya kan evaluasi itu dilihat dari para relawan setelah mendapat dua kali vaksinasi, itu akan dilihat imunogenisitasnya itu pada bulan ke enam setelah vaksinasi,

Baca juga: Alasan Kota Depok Pertama Menerima Vaksin Covid-19 Sinovac, Penjelasan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Baca juga: Pemerintah Diharapkan Beri Kepastian Standar Kesehatan dan Keamanan Vaksin Covid-19

itu akan dilihat di akhir Januari, jadi tentunya dari tim uji klinik belum bisa lakukan publikasi sebelum akhir Januari," kata dia.

Hasil laporan pada akhir Januari tersebut menurut dia dapat menjadi bekal bagi BPOM untuk mengeluarkan izin edar atau penggunaan darurat atau Emergency used Authorization (EuA), sebelum kemudian vaksin diproduksi dan disuntikan kepada masyarakat.

"Kita akan memberikan laporan ke BPOM tentang efikasi, keamanan, dan imunogenisitas sehingga nanti akan dinilai BPOM, apakah memang sudah layak,

kalau memang di periode setengahnya itu (akhir Januari) sudah bisa dilaporkan, BPOM akan mengeluarkan izin edar, untuk kemudian vaksinasi," pungkasnya.

Baca juga: Vaksin Covid Tunggu BPOM dan MUI, DKK Balikpapan Siapkan Freezer, Segini Daya Tampungnya

Baca juga: Tahap Awal Vaksin Covid-19 Prioritas untuk Tenaga Kesehatan, Airlangga Hartanto Jelaskan Alasannya

Baca juga: Untuk 32 Juta Orang PBI BPJS Kesehatan Tanpa Komorbid, Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19 Gratis

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona.

Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Uji Klinik Vaksin Sinovac Bisa Keluar Akhir Januari,

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved