Breaking News:

Pilkada Malinau

Siap Hadapi Gugatan Paslon Pilkada Malinau Jhonny-Muhrim, KPU Siapkan Kuasa Hukum

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sedang menyiapkan langkah.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Anggota KPU Malinau Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi, Bambang Rubiyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi gugatan tersebut, Selasa (22/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.COM, MALINAU - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sedang menyiapkan langkah untuk menghadapi gugatan yang ditujukan kepada pihaknya.

Permohonan gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi oleh Paslon Pilbup nomor urut 2, Jhonny Laing Impang - Muhrim (JM) ditujukan kepada KPU Malinau sebagai termohon.

Anggota KPU Malinau Divisi Hukum, Pengawasan, dan Organisasi, Bambang Rubiyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi gugatan tersebut, Selasa (22/12/2020).

Kendati belum menerima informasi resmi dari Mahkamah Konstitusi, jajaran Komisioner KPU Malinau sedang berkoordinasi dengan KPU Kaltara mengenai gugatan tersebut.

Baca juga: Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada Malinau Meningkat, KPU Sebut Sekitar 86 Persen

Baca juga: Pilkada Malinau Terkendala Akses dan Jaringan Internet, Penginputan Data Melalui Sirekap Berjenjang

Baca juga: Gagal Maju Pilkada Malinau, Topan Amrullah Belum Putuskan Dukungan ke Paslon

Baca juga: Sebelum Bertarung di Pilkada Malinau, Bakal Calon Bupati Jhonny Laing Digembleng di Sekolah PDIP

"Informasi dari MK belum. Tapi informasi gugatannya sudah diterima dan masih kami kaji. Kami juga sudah menyiapkan kuasa hukum sebagai persiapan menghadapi gugatan tersebut," ujarnya kepada TribunKaltara.com melalui telepon seluler.

Menurut Bambang, pihaknya di KPU Malinau menyatakan telah siap dan menyiapkan diri menghadapi gugatan dimaksud.

Terkait isi gugatan yang diajukan, setelah melalui rapat bersama, pihaknya akan menyusun sanggahan berikut data-data pendukungnya.

Baca juga: Tim Pemenangan Topan-Udau Kecewa, Bekerja Siang Malam, Jagoannya Gagal Lolos ke Pilkada Malinau

Baca juga: Berharap Dapat Dukungan dari PKS di Pilkada Malinau, Wempi M Mawa: Kami Sedang Buka Komunikasi

Baca juga: Hanura Absen Pilkada Malinau

Baca juga: Dapat Rekomendasi Partai Golkar, Pasangan Mandat Pastikan Maju di Pilkada Malinau

"Untuk sementara, kami masih mempelajari dan masih mencicil data-data yang dibutuhkan untuk menghadapi gugatan tersebut," ungkapnya.

Dalam permohonan gugatan tersebut, JM meminta agar keputusan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilbup Malinau oleh KPU Malinau dibatalkan.

Hal tersebut dibenarkan Calon Bupati nomor urut 2, Jhonny Laing Impang saat dikonfirmasi oleh TribunKaltara.com melalui telepon seluler.

Baca juga: Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada Malinau Meningkat, KPU Sebut Sekitar 86 Persen

Baca juga: Gagal Maju di Pilkada Malinau, Wabup Topan Amrullah Belum Tentukan Dukungan ke Pasangan Mana

"Benar kami ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Mengenai ini, kami didampingi kuasa hukum kami," ujarnya.

Melalui surat permohonan tersebut, Jhonny-Muhrim meminta agar pemungutan suara ulang dilaksanakan di seluruh kecamatan dan TPS di Kabupaten Malinau.

(TribunKaltara.com/Mohammad Supri)

Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved