Breaking News:

Wabup Kukar Tinjau Jembatan Penjalin di Tabang yang Ambruk, Target Maret 2021 Akan Diperbaiki

Untuk memastikan proses rencana pembangunan Jembatan Sungai Penjalin Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, berjalan lancar, Wakil Bupati (wabup) Kutai Kar

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq
HO/PROKOM SETKAB KUKAR
Wabup Kukar Chairil Anwar saat meninjau Jembatan Penjalin di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Untuk memastikan proses rencana pembangunan Jembatan Sungai Penjalin Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, berjalan lancar, Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar melakukan tinjauan, Senin (21/12/2020) kemarin.

Wabup Kukar Chairil Anwar didampingi Kepala Dinas Perhubungan Heldiansyah, Camat Tabang Faisal, unsur Muspika Tabang, perwakilan Satpol PP, dan Kasi Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Awang Agus.

Wabup Chairil mengharapkan pada Januari-Februari 2021 sudah dilakukan proses lelang sehingga pada Maret sudah bisa dilakukan pengerjaan pembangunan jembatan.

Kemudian pembangunan jembatan alternatif di sisi yang ambruk agar segera dilakukan pembangunan agar tidak menghambat arus lalu lintas kendaraan menuju Tabang.

Baca juga: Jembatan Utama di Long Penjalin Kecamatan Tabang Longsor, Diduga Karena Erosi

Baca juga: Akses Jembatan Long Penjalin yang Ambruk di Tabang, Kini Sudah Bisa Dilewati Mobil Pribadi

"Untuk jembatan sementara atau alternatif yang ada di sisi kiri ini, saya minta untuk segera dilakukan pembangunan, karena jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Kecamatan Tabang," ucapnya.

Terkait adanya isu pungutan liar (pungli) di jembatan tersebut, Chairil Anwar tidak mau hal itu terjadi lagi.

Karena dengan adanya pungutan, selain membuat resah masyarakat juga menjadikan mahalnya kebutuhan pokok di Tabang.

"Saya tidak mau ada pungutan-pungutan atau semacamnya. Namun, apabila ada yang memberi dengan sukarela dan ikhlas, ya terima saja. Karena yang menjaga di sini juga perlu makan dan minum, namun apabila sampai ada yang menarget sekian-sekian, saya tidak mau mendengar lagi, karena masalah pungutan ini sudah viral di media sosial," ujar Chairil Anwar dalam rilis Prokom Humas Setkab Kukar.

Sementara itu, Kasi Jembatan Awang Agus mengatakan pada Maret pembangunan jembatan utama sudah bisa dilaksanakan.

Diperkirakan pembangunan jembatan Sungai Penjalin ini memakan waktu 10 bulan.

Selain struktur tanah yang perlu penanganan khusus dan juga harus melakukan pembongkaran sisa-sisa material jembatan yang ada.

“Sebagai langkah awal selama proses perencanaan pembangunan jembatan, ke depan untuk mengurangi beban jembatan, akan dilakukan pembuatan portal sehingga hanya mobil-mobil kecil saja yang bisa melewati jembatan tersebut,” tuturnya.

(TribunKaltim.co/Aris Joni)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved