Penanganan Covid
Pemerintah Pastikan Kesiapan Logistik Vaksin Covid-19
Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi vaksin covid-19 berjalan dengan lancar.
TRIBUNKALTIM.CO-Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi vaksin covid-19 berjalan dengan lancar.
Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan secara umum kesiapan daerah sudah cukup baik.
Untuk distribusi vaksin akan dilakukan secara bertahap dan diutamakan pada populasi dan wilayah yang berisiko tinggi pada tingkat penularan yang tinggi.
Baca juga: Cegah Kasus Covid Naik di Libur Natal dan Tahun Baru, Polres Bulungan Imbau Warga Disiplin Prokes
Baca juga: Cegah Kasus Covid Naik di Libur Natal dan Tahun Baru, Polres Bulungan Imbau Warga Disiplin Prokes
Baca juga: Dua Pasien Covid-19 di Tarakan Meninggal, Total Kasus Meninggal di Tarakan Capai 29 Orang
Lalu, terkait uji klinis vaksin Sinovac, tengah berlangsung dilakukan Universitas Padjajaran dan PT Bio Farma.
Uji klinis ini dilakukan untuk melihat dosis yang aman dan efek samping yang mungkin terjadi.
Hasil uji klinis akan disampaikan kepada Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM) sebagai syarat untuk dikeluarkannya ermergency use of authorization (EUA).
Sementara terkait vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, adalah kandidat vaksin yang akan digunakan mengatasi pandemi covid-19 di Indonesia.
Baca juga: Kabupaten Bulungan Sumbang 53 Kasus Baru, Angka Positif Covid-19 di Kaltara Capai 3.316
Baca juga: NEWS VIDEO Gara-gara Mempelai Wanita Positif Covid-19, Pengantin di Tulungagung Menikah via Daring
Baca juga: APBD Kaltara 2021 Disetujui Rp 2,3 Triliun, Fokus Penanganan Covid-19
Ditargetkan, setelah lulus uji klinis dan praklinis, diharapkan izin edar dapat dikeluarkan tahun 2021.
"Bibit vaksin Merah Putih berpotensi akan diserahkan oleh Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman kepada PT Bio Farma pada triwulan pertama tahun 2021," jelas Wiku melalui keterangannya, Sabtu (26/12/2020).
Pemerintah saat ini tengah gencar mengedukasi masyarakat akan pentingnya Vaksinasi dalam mengatasi pandemi covid-19 agar kekebalan komunitas atau herd Immunity semakin mudah tercapai.
"Pemerintah juga memastikan bahwa vaksin yang nanti digunakan aman, berkhasiat minim efek samping dan tentunya halal," katanya.
Untuk masyarakat yang menolak, pemerintah daerah memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi.
"Agar masyarakat patuh dan ikut serta dalam program vaksinasi, agar tercapai herd immunity," kata Wiku.
Baca juga: NEWS VIDEO Positif Covid-19, Bupati Kutai Barat Dirawat di RSUD AWS Samarinda
Baca juga: Update Covid-19 di Balikpapan, Hari Ini Tamba Lagi 24 Kasus Baru
Baca juga: Jakarta Kian Memburuk, CEK DATA! 25 Kelurahan Tertinggi Kasus Covid-19, Kasus Harian di Atas 2000
Sebagaimana diketahui, pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.
Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/cegah-klaster-baru-liburan.jpg)