Virus Corona

Vaksinasi Corona Perdana, Selain Jokowi, Beredar Nama Najwa, dr Tirta, Raffi Ahmad & BCL Ikut Gabung

Vaksinasi corona perdana bakal dilakukan pemerintah, selain presiden Jokowi, beredar nama tokoh populer seperti Najwa, dr Tirta, Raffi Ahmad & BCL

Kolase Tribunkaltim.co
Beredar nama tokoh populer masuk gerbong vaksinasi corona perdana bersama Jokowi. Ada Najwa Shihab, dr Tirta, raffi Ahmad dan BCL. 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo menyatakan bakal jadi orang pertama yang bakal divaksin corona.

Hal itu dilakukan untuk meyakinkan rakyat Indonesia bahwa vaksin corona yang telah tiba di Indonesia aman.

Namun, belakangan beredar kabar bahwa vaksinasi corona perdana tersebut turut diikuti oleh tokoh-tokoh populer.

Di antaranya presenter kondang, Najwa Shihab.

Dokter sekaligus influencer ternama, dr Tirta.

Sosok artis tak ketinggalan, nama suami Nagita Slavina, Raffi Ahma juga disebut-sebut.

Pun dengan penyanyi yang dikabarkan dekat dengan Ariel Noah, Bunga Citra Lestari atau kerap disapa BCL.

Sejumlah nama pejabat pun masuk daftar nama gerbong vaksinasi corona pertama.

benarkah kabar tersebut? Simak penjelasan Kemenkes RI dalam artikel ini.

Baca juga: Kondisi Terkini Habib Rizieq, Sempat Sesak Nafas, Kurang Oksigen,Teriak Minta Tolong, Hampir Pingsan

Baca juga: Masih Walikota Surabaya: Risma Selamatkan Tunawisma Jakarta, Curhat Tangan Pernah Patah Masuk Got

Baca juga: LENGKAP Jadwal MotoGP 2021, Menanti Raja Baru, Come Back Marquez, Babak Baru Rossi, Perubahan Ducati

Baca juga: BURUAN Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12, LOGIN www.prakerja.go.id, CATAT Syarat, Jangan Lupa NIK

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi memberikan penjelasan.

Nadia mengatakan, informasi yang memuat nama-nama itu bukan merupakan rilis resmi dari Kemenkes.

"Slide-nya bukan rilis resmi Kemenkes ya. Informasi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena hingga saat ini, pelaksanaan dan tokoh-tokoh yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana masih dalam tahap pembahasan," ujar Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (9/1/2021).

Selain itu, dia menegaskan bahwa saat ini pemerintah masih menanti terbitnya izin darurat penggunaan vaksin Covid-19 atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM.

Sehingga, Nadia meminta semua pihak untuk tidak merujuk informasi yang saat ini beredar.

"Kami tentunya meminta semua pihak untuk tidak merujuk dan menyebarluaskan informasi tersebut, serta menunggu informasi resmi tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19," tegas Nadia.

Baca juga: UPDATE Bursa Transfer Liga Italia: Inter Ngebet Gervinho, AC Milan Cari Bek, Papu Gomes ke Juventus?

Dikutip dari informasi yang beredar itu, jadwal penyuntikan perdana vaksin Covid-19 akan dilakukan pada 13-15 Januari 2020.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved