Minggu, 26 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Longsoran Tanah Tutup Ruas Jl Pattimura Samarinda, Sebabkan Antrean Panjang Kendaraan

Hujan lebat mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (12/1/2021) malam, yang berakibat ruas Jalan Pattimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas, K

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Material tanah menutup kedua ruas Jalan Pattimura, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Rabu (13/1/2021). Antrean pengendara terlihat mengular. Polisi mengimbau pengendara untuk mencari jalan alternatif. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

Bukit yang berada di sisi lajur kiri dari arah Kecamatan Palaran - Samarinda Seberang longsor sehingga material longsoran kembali menutup ruas jalan.

Penanganan longsor sebenarnya telah dilakukan.

Material tanah yang menutup jalan dibersihkan. 

Hanya saja longsor susulan kerap terjadi.

Lebih lima bulan berlalu, longsor susulan masih jadi ancaman bagi pengguna jalan.

Belum adanya rencana pembuatan tanggul atau bronjong membuat tanah kerap bergeser ke badan jalan. 

Di awal tahun 2021, material tanah longsor kembali menutup jalan yang berstatus jalan provinsi ini. 

Ruas jalan sisi Kecamatan Palaran -Samarinda Seberang kembali tak dapat dilalui.

Sehingga pengguna jalan memanfaatkan sisi jalan lain sebagai alternatif.

"Anggota (Dishub Samarinda) sudah di lokasi longsor untuk mengatur lalu lintas bersama Polisi Lalu Lintas. Sementara jalan kita alihkan dahulu (ditutup) karena longsor," ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Herwan Rifai, Minggu (10/1/2021) siang.

Terpisah, Kepala UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Kaltim, Joniansyah menjelaskan, bahwa material longsor sebenarnya mulai merambah jalan di akhir tahun 2019. 

Sebab curah hujan tinggi menjadi salah satu faktor pendukung material tanah kembali bergeser. 

"Sebetulnya dari tahun baru itu (penghujung tahun). Kota Samarinda kan hujan terus belakangan ini, jadi tanah di atas sana (bukit) turun," ungkap Joniansyah, Minggu (10/1/2021).

Upaya agar material tanah kembali longsor dan tidak menutup dua lajur jalan, pembersihan segera dilakukan. 

Sekaligus memantau perkembangan dari material tanah yang masih bisa saja kembali merambah ke jalan. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved