Breaking News:

Virus Corona di Kutim

KABAR DUKA 2 Warga Kutai Timur Meninggal Dunia Akibat Terpapar Covid-19, Dirawat Inap di RS Kudungga

Kasus covid-19 di Kabupaten Kutai Timur kembali meningkat dengan penambahan 2 kasus meninggal dunia, salah satunya usia muda. Berdasarkan data dari l

Penulis: Dini Anggita Sumantri | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO
Kadis Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal mengingatkan semua pihak dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan, mengingat angka kasus covid-19 terus bertambah di wilayah Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Kasus covid-19 di Kabupaten Kutai Timur kembali meningkat dengan penambahan 2 kasus meninggal dunia, salah satunya usia muda.

Berdasarkan data dari laman Surveilance Dinas Kesehatan Kutai Timur, Sabtu (16/01/21) malam, 2 kasus baru pasien yang telah meninggal dunia itu berasal dari wilayah kerja puskesmas Kaliorang dengan kode KTM 4360, laki-laki, 23 tahun, seorang karyawan swasta, Simptomatik.

Pasien tersebut telah menjalani rawat inap RSUD Kudungga, meninggal pada pukul 08.10 WITA.

Baca juga: 2 Hari Misterius, Kapal Logistik Hilang Saat Perjalanan dari Balikpapan Menuju Kepulauan Balabalagan

Baca juga: Diduga Jadi Penyebab Banjir, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Izin Pergudangan di Jalan P Suryanata

Baca juga: Pecahkan Rekor Baru, 167 Kasus Positif di Kota Balikpapan Didominasi Usia Muda

KTM 4360 memiliki penyakit bawaan diabetes dan pneumonia.

Pada Jumat (15/1/2021) dari Puskesmas Sepaso dengan kode KTM 4441, perempuan, 69 tahun dengan profesi ibu rumah tangga, simptomatik, menjalani rawat inap RSUD Kudungga dan meninggal pukul 09.00 WITA.

Kini total keseluruhan kasus meninggal dunia akibat terpapar covid-19 di Kutim menjadi 66 kasus.

Data penambahan terkonfirmasi covid-19 saat ini mencapai 52 kasus baru sehingga totalnya 4.526 kasus.

Selain itu penambahan 52 kasus dirawat sehingga total mencapai 332 kasus, lalu penambahan pasien sembuh sebanyak 43 kasus sehingga total 4.128 kasus.

Dengan penambahan kasus meninggal dunia dan terkonfirmasi Covid-19 kian bertambah, dr Bahrani Hasanal, Kepala Dinas Kesehatan Kutim tak henti-hentinya mengingatkan semua pihak dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan.

"Dijaga protokol kesehatannya, jangan takut dengan sanksi, tapi takut tertular dan menularkan," ujar dr Bahrani Hasanal.

dr Mikael P. Pallulungan yang bertugas di rumah karantina juga mengharapkan semua masyarakat keluar rumah hanya untuk hal-hal yang penting.

"Kalau cuma nongkrong-nongkrong di luar lebih baik ditahan-tahan dulu, kalaupun harus keluar protokol kesehatannya dilakukan. Agar pandemi cepat berakhir," imbuhnya.

Pada laman Surveilance juga diingatkan untuk tetap waspada, kendalikan virus, selamatkan banyak nyawa, lindungi diri, dan lindungi sesama.

(TribunKaltim.co/Dini Anggita)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved