Virus Corona
Beredar Kabar Vaksinasi Covid-19 Jokowi Gagal Gara-gara Suntikan, IDI Beri Penjelasan
Dikatakan proses vaksinasi yang dijalani Presiden Jokowi dianggap gagal. Kabar tersebut tersebar melalu pesan berantai di media sosial
TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah kabar tentang proses vaksinasi yang dijalani Presiden Jokowi beredar di media sosial.
Dikatakan proses vaksinasi yang dijalani Presiden Jokowi dianggap gagal.
Kabar tersebut tersebar melalu pesan berantai di media sosial.
Sebagaimana diketahui Presiden Jokowi mendaptkan suntikan perdana vaksin Sinovac pada Rabu (13/1/2021).
Selain Jokowi sejumlah tokoh juga turut menjalani proses vaksinasi perdana ini.
Proses vaksinasi ini berlangsung di kawasan Istana Merdeka.
Sementara menanggapi kabar proses vaksinasi Presiden Jokowi, Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban memberikan jawabannya.
Dikutip dari cuitan twitternya, Senin (18/1/2021), Zubairi merunutkan jawaban atas isu yang santer berkembang tersebut.
Baca juga: Digeser PDIP Usia Tolak Vaksin Sinovac, Ribka Tjiptaning: Lucu Aja Dokter Dokter Bergaul Sama Minyak
Baca juga: Ke Karni Ilyas, Natalius Pigai Bocorkan Alasan Tolak Vaksin Covid-19 Pemerintah, Rela ke Luar Negeri
Zubairi menuliskan, isu dimulai dari pesan seorang dokter di Cirebon yang menyatakan injeksi vaksin Sinovac seharusnya intramuskular (menembus otot), sehingga penyuntikannya harus dilakukan dengan tegak lurus (90 derajat).
Zubairi membantah hal itu.
"Apakah benar? Jawabannya tidak benar."
Baca juga: Kejaksaan Agung Cium Bau Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Pusat Digeledah, 20 Saksi Diperiksa
"Sebab, menyuntik itu tidak harus selalu tegak lurus dengan cara intramuskular."
"Itu pemahaman lama alias usang dan jelas sekali kepustakaannya."
"Bisa Anda lihat di penelitian berjudul 'Mitos Injeksi Intramuskular Sudut 90 Derajat," tulis Zubairi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/presiden-jokowi-menerima-vaksin-covid-19-7809897.jpg)