Kamis, 16 April 2026

Penerapan Rapid Antigen Acak

Ada Warga Menolak Diperiksa Rapid Test Antigen, Walikota Balikpapan Rizal Effendi: Tidak Ada Paksaan

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi tak memaksa pelaku perjalanan darat melakukan rapid test antigen.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Warga ikuti rapid test antigen secara acak di Karang Joang, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Senin (25/1/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan, Rizal Effendi tak memaksa pelaku perjalanan darat melakukan rapid test antigen.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi kejadian ada seorang wanita yang menolak dilakukan pemeriksaan Antigen secara acak.

Namun, ia memastikan warga yang menolak dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen tidak diperkenankan untuk memasuki wilayah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Yang menolak tidak bisa masuk ke Kota Balikpapan," tegasnya kepada TribunKaltim.co pada Senin (28/1/2021).

Baca juga: Aturan Rapid Antigen di Balikpapan, Tiga Hal Diperiksa di Posko Jalur Darat, Melanggar Kena Denda

Baca juga: Rapid Antigen Acak di Balikpapan Bakal Sasar Kerumunan, Mulai Pasar, Cafe, Hingga Mall

Sebelumnya, terdapat satu kejadian menarik ketika Walikota Balikpapan dua periode itu meninjau lokasi posko pemeriksaan Rapid Test Antigen Jalur darat di Km 13.

Seorang wanita yang berasal dari Kota Samarinda menolak ketika hendak dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen.

Ia yang hendak menuju Kampung Baru itu, bahkan rela meninggalkan rombongannya. Bersikeras menolak diperiksa, dan memilih mencari tumpangan lain.

"Dia harus kembali kalau tidak mau di Rapid, kita tidak tau dia dalam posisi apa, tetapi data yang sudah ada akan kita akan laporkan. Tidak ada paksaan," jelasnya.

Rizal yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Balikpapan, mengatakan penerapan rapid antigen ini dikenakan secara acak kepada pelintas jalur darat.

Khsusunya, yang akan masuk ke Kota Balikpapan, baik warga warga yang berdomisili di Balikpapan atau luar daerah.

Ia memastikan bahwa rapid antigen yang dilakukan oleh pemerintah kepada pelintas jalur darat ini akan diberikan secara gratis.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Bertambah 102 Kasus Covid-19 Baru, 1 Pasien Masih Anak-anak

Khusus pelintas dari Balikpapan yang terkonfirmasi positif akan langsung ditangani.

Sedangkan bagi warga luar Balikpapan akan diserahkan kepada pemerintah di daerah asalnya.

Baca juga: Pemkot Balikpapan Bakal Terima Vaksin Sinovac Tahap Pertama, Disimpan di UPTD Gudang Farmasi Dahulu

"Kalau dia reaktif harus pulang, kalau tidak reaktif dipersilahkan masuk. Penumpang antar darat masih harus kita perhatikan," tukasnya.

Tolak Diperiksa Antigen

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved