Breaking News:

Banjir di Kalimantan Selatan

Distribusi Bantuan, PMI Berau Buka Layanan Kesehatan Bagi Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Sedikitnya 10 orang relawan Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diberangkatkan menuju Kalimantan Selatan

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Sedikitnya 10 orang relawan Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diberangkatkan menuju Kalimantan Selatan untuk menjalankan misi kemanusiaan membantu korban Banjir di Kalimantan Selatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Sedikitnya 10 orang relawan Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diberangkatkan menuju Kalimantan Selatan untuk menjalankan misi kemanusiaan membantu korban Banjir di Kalimantan Selatan.

Pelepasan relawan PMI tersebut dipimpin langsung Bupati yang juga sebagai ketua PMI Berau Agus Tantomo di halaman markas PMI Jl Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau.

Sepuluh relawan yang berangkat diantaranya pengurus PMI Berau bidang penanggulangan bencana, Yudhi Rizal selaku koordinator lapangan, didampingi pengurus bidang relawan Endro S Efendi bersama 1 orang Staf, 5 orang Relawan dan 2 orang perawat.

Pengurus bidang relawan Endro S Efendi mengatakan PMI Berau akan meneruskan tugas PMI Samarinda selama di Kalsel karena setelah PMI Berau tiba di lokasi bencana PMI Samarinda harus kembali karena mereka lebih dulu di lokasi bencana tersebut.

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Pemuda ini Evakuasi Puluhan Kucing di Tengah Banjir Kalimantan Selatan

Baca juga: Reog Ponorogo Kutim Unjuk Gigi Demi Korban Banjir di Kalimantan Selatan dan Gempa Bumi Sulbar

"Begitu teman-teman PMI Berau datang kami meneruskan tugas mereka dari mulai pengelolaan air bersih, pelayanan kesehatan, dapur umum lapangan dan distribusi bantuan," jelas Endro, Senin (25/1/2021).

"Untuk PMI Berau kami berangkatkan 10 orang, dengan kompetensi mereka masing-masing ada yang pelayanan kesehatan karena itu ada perawat, kemudian ada dapur umum lapangan ada satuan bencana kemudian adalagi satuan untuk dokumentasi dan relawan untuk distribusi bantuan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau," tuturnya.

Ketua PWI Kaltim itu juga mengungkapkan rencananya relawan PMI Berau bakal bertugas di Kalsel selama 10 hari untuk membantu pemulihan pasca bencana.

"Kita harapkan 10 hari di Kalsel sudah proses pemulihan, dan kami juga berharap bisa membantu memulihkan kondisi disana sehingga target kami 10 hari bisa langsung pulang ke Berau," tegasnya.

Adapun bantuan yang dibawa relawan PMI Berau yakni sembako, obat-obatan susu formula kemudian popok bayi, termasuk uang tunai hasil donasi masyarakat Berau.

"Untuk di Kalsel ini kami tidak membawa pakaian karena bantuan pakaian sudah melimpah disana," tutupnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved