Senin, 27 April 2026

Berita Nasional Terkini

Hitung-hitungan Pilkada DKI Anies Baswedan vs Risma, Siapa Untung, Mardani Sebut Gubernur Indonesia

Hitung-hitungan Pilkada DKI Jakarta Anies Baswedan vs Risma, siapa untung, Mardani Ali Sera sebut Gubernur Indonesia

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Tribun Kaltim
Mardani Ali Sera PKS menyebut Anies Baswedan Gubernur Indonesia 

TRIBUNKALTIM.CO - Jadwal pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta yang seharusnya berlangsung 2022 masih teka-teki.

Musababnya, RUU Pemilu yang kini digodok DPR RI memungkinan Pilkada DKI ditunda hingga 2024.

Saat ini, nama petahana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut bakal bersaing dengan mantan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

PDIP dikabarkan memersiapkan Risma maju di Pilkada DKI.

Diketahui, saat ini Risma ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Sosial ( Mensos) menggantikan Juliari Batubara.

Sebelumnya, Mardani Ali Sera dari PKS menyebut Anies Baswedan sebagai Gubernur Indonesia.

Baca juga: Bukan Hanya Anies Baswedan, PKS Ternyata Siapkan Sosok Kedua di Pilkada DKI, Usung Calon Sendiri?

Baca juga: Nasib Ambronicus Nababan Jadi Tersangka Rasis ke Natalius Pigai, Tak Dibela Sesama Relawan Jokowi

Pengamat politik Ujang Komaruddin menganalisis potensi Anies Baswedan dan Tri Rismaharini ( Risma) dalam kontes Pilkada DKI Jakarta mendatang.

Diketahui saat ini Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang masa kepemimpinannya akan berakhir pada 2022, sedangkan Risma menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Saat ini DPR tengah menggodok revisi Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu, termasuk yang mengatur pelaksanaan pilkada.

Muncul usulan pilkada 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan, tetapi ada pula yang menolak dan meminta pilkada dibarengi dengan pilpres 2024.

Menurut Ujang, Anies Baswedan akan dirugikan jika Pilkada DKI Jakarta dipindah ke 2024.

"Artinya Anies akan lemah tidak punya jabatan," komentar Ujang Komaruddin, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (28/1/2021).

Ia lalu membandingkan dengan potensi Risma yang masih memegang jabatan sebagai menteri, kemungkinan lebih berpeluang memenangkan pilkada.

"Sedangkan di saat yang sama Risma, jadi Mensos. Jika Pilkadanya di 2024, Risma bisa menang," ungkap Ujang.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved