Virus Corona di Kutim

UPADTE Virus Corona di Kutim, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Telah Menembus Angka 5.000

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ), Provinsi Kalimantan Timur mengalami lonjakan

Penulis: Dini Anggita Sumantri | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUTIM
Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ), Provinsi Kalimantan Timur mengalami lonjakan. 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ), Provinsi Kalimantan Timur mengalami lonjakan.

Angkanya hingga menembus 5.063 kasus. Hal ini terungkap oleh Tribun Kaltim, Rabu 27 Januari 2021 malam telah tercatat 86 penambahan kasus baru terpapar virus Corona

Data terkonfirmasi 5.063 tersebut, terdiri dari pasien di rawat berjumlah 414, pasien berhasil sembuh 4.579, dan meninggal dunia 70 jiwa. 

Selain itu, terdapat pula beberapa penambahan kasus yakni 86 kasus terpapar covid-19, 32 penambahan kasus sembuh, 86 pasien tengah dirawat dan nihil penambahan kasus meninggal dunia.

Baca Juga: BREAKING NEWS 100 Tenaga Kesehatan RS Hardjanto Balikpapan Divaksin Sinovac

Baca Juga: Inilah Daftar 10 Tokoh Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Balikpapan, Tiada Walikota Rizal Effendi

Hal itu terlihat dari laman surveilance Dinas Kesehatan Kutai Timur, terdapat 86 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 berasal dari wilayah kerja puskesmas (PKM) Teluk Lingga 27 kasus.

Jug ada dari PKM Muara Wahau 1 16 kasus, PKM Sangatta Utara 15 kasus, PKM Kaliorang 8 kasus, PKM Sepaso 7 kasus, PKM Sangatta Selatan 5 kasus.

Dan PKM Teluk Pandan 3 kasus, PKM Sangkulirang 2 kasus, PKM Tepian Baru 1 kasus, PKM Rantau Pulung 1 kasus, PKM Kaubun 1 kasus.

Wilayah kerja perusahaan masih jadi penyumbang data-data tersebut.

"Iya ada dari perusahaan tapi ada juga dari masyarakat seperti pedagang dari orang kantoran seperti dinas-dinas, tapi memang rata-rata dari cluster perusahaan," kata dr Mikhael P dokter yang bertugas di rumah karantina Kutim kepada Tribun Kaltim pada Kamis (28/1/2021). 

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal, menambahkan jangan sampai siapapun menularkan pada orang lain.

"Dijaga protokol kesehatannya, jangan takut dengan sanksi, tapi takut tertular dan menularkan," ujar Bahrani

Pada laman Surveilance juga tetap mengingatkan untuk tetap waspada, kendalikan virus, selamatkan banyak nyawa, lindungi diri, dan lindungi sesama.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved