Berita Nasional Terkini
Blak-blakan Gus Miftah Pernah Diejek Permadi Arya, Peringatkan Abu Janda Soal NU, Tak Setuju Dihukum
Blak-blakan Gus Miftah pernah diejek Permadi Arya, peringatkan Abu Janda soal NU, tak setuju dihukum
TRIBUNKALTIM.CO - Gus Miftah, tokoh ulama Nahdlatul Ulama angkat suara soal kasus hukum yang kini menimpa Permadi Arya alias Abu Janda.
Diketahui, Abu Janda dilaporkan atas dua kasus ujaran kebencian, yakni kepada Natalius Pigai dan soal Islam Arogan.
Meski mengaku kecewa kepada Permadi Arya, Gus Miftah berharap proses hukum kepadanya tak dilanjutkan.
Sebelumnya, Gus Miftah pun mengaku pernah diejek oleh Abu Janda lantaran beda pandangan.
Hal itu terkait aksi Presiden Prancis Emmanuel Macron menyikapi pemenggalan guru beberapa waktu lalu.
Sekadar informasi, Permadi Arya sudah sekali menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
Baca juga: Rocky Gerung Beri Saran ke Moeldoko Jika Ingin ke Partai Demokrat, Dekati SBY, Etika Politik Buruk
Baca juga: Makin Berani, KKB Papua Terang-Terangan Tantang TNI & Polri Perang, Respon Polda Papua Mengejutkan
Ulama Gus Miftah meluapkan kekecewaannya terhadap pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda.
Meski mengaku kerap berbeda pendapat, Gus Miftah menyebut kasus Abu Janda tak perlu diperpanjang.
Pasalnya, menurut dia, Abu Janda sudah meminta maaf.
Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Official iNews, Senin (1/2/2021).
"Saya sampai bilang sama Beliau, saya sebenarnya sering berbeda pendapat dengan Mas Arya," ucap Gus Miftah.
"Tapi saya juga menghormatinya."
Ia pun menceritakan momen saat pernah berbeda pendapat dengan Abu Janda.
Kala itu, Gus Miftah berkomentar tentang kontroversi pemenggalan kepala seorang guru oleh murid di Prancis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gus-miftah-dan-abu-janda-alias-permadi-arya.jpg)