Berita Bontang Terkini
Selama Kaltim Silent, Pemkot Bontang Tutup Jalan Utama dan Awasi Gerbang Pintu Masuk
Kota Bontang dipastikan akan mematuhi instruksi Gubernur Kaltim Isran Noor yakni menerapkan 'Kaltim Silent' atau 'Kaltim Senyap'.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kota Bontang dipastikan akan mematuhi instruksi Gubernur Kaltim Isran Noor yakni menerapkan 'Kaltim Silent' atau 'Kaltim Senyap' mulai besok Sabtu hingga Minggu (07/02/2021).
Dandim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda akan menugaskan personilnya untuk menutup seluruh jalan utama selama dua hari kedepan.
"Yang boleh beraktifitas hanya bersifat darurat. Seperti petugas kesehatan, pemadam kebakaran, aparat gabungan, serta aktivitas yang berkaitan daerah vital yang dijaga," bebernya. Jumat (5/2/2021).
Bahkan, gerbang pintu masuk dan akses masuk dari Bontang lestari pun akan di jaga ketat oleh aparat gabungan TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Selain itu, ia juga akan melakukan pemeriksan terhadap kendaraan yang nantinya masuk. Jika sekiranya tidak terlalu berkepentingan, maka pihaknya akan meminta untuk putar balik.
• Kaltim Steril, Angkutan Darat Meminta Tetap Jalan Cargo Bahan Pokok dan Obat-obatan Diutamakan
• Kaltim Steril, Walikota Balikpapan Rizal Effendi Minta Perkantoran Tutup pada Sabtu-Minggu
"Nanti yang jaga itu aparat gabungan, dibantu dengan Dinas perhubungan dan Satpol PP," ungkapnya. Jumat (5/2/2021).
Ia jelaskan, jika pintu masuk Bontang tidak ditutup sepenuhnya. Pihaknya akan tetap memperbolehkan warga masuk dengan catatan ingin pulang kerumah, serta punya keperluan urgensi.
Penegakan aturan selama dua hari kedepan tetap akan dilakukan secara humanis. Belum ada aturan terkait sanksi bagi pelanggar.
"Iya nanti diliat apa sanksinya. Ini sudah kita rapatkan. Namun hasil rapatnya nanti akan dilaporkan ke Walikota untuk dimintai persetujuan," tuturnya.
Ia menegaskan, jika pihaknya tidak menjadikan masyarakat adalah musuh. Namun ini demi menekan angka penyebaran di Bontang yang kian hari meningkat tajam. Aturan ini sejatinya demi keselamatan bersama dan tidak bermaksud memberatkan.
"Iya harapanya selama pemberlakuan Kaltim Silent ini masyarakat hanya menghabiskan waktu dirumah saja," pungkasnya.
Penulis: Ismail Usman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/agenda-operasi-tim-gabungan-pengawasan-prokes-covid-19-di-akses-pintu-keluar-dan-masuk-kota.jpg)