Tahun Baru Imlek

Imlek 2021, Makna Dilarang Bersihkan Rumah dan Menutup Pintu hingga Makan Nasi Berkuah

Berbicara Imlek, tahukah Anda bahwa menjelang dan saat perayaan Imlek ada beberapa hal yang tak boleh dilakukan alias pantangan bagi yang merayakan.

poetryclubs.com
Imlek 2021, Makna Dilarang Bersihkan Rumah dan Menutup Pintu hingga Makan Nasi Berkuah 

TRIBUNKALTIM.CO - Tahun Baru Imlek 2021 akan jatuh pada Jumat 12 Februari 2021.

Berbagai ornamen Imlek yang penuh dengan makna simbolik pun sudah mulai terlihat dimana-mana.

Tahun ini, Indonesia dan dunia masih dilanda pandemi covid-19.

Namun, prosesi ibadah maupun perayaannya tetap berlangsung dengan khidmat.

Walikota Tarakan dr Khairul Ingatkan Boleh Rayakan Imlek Tapi Patuhi Prokes dan Jangan Berkerumun

Rayakan Imlek, Warga Tionghoa di Balikpapan Silaturahmi Lewat Video Call dan Bagi Angpau Titip Ojol

Berbicara Imlek, tahukah Anda bahwa menjelang dan saat perayaan Imlek ada beberapa hal yang tak boleh dilakukan alias pantangan bagi yang merayakan.

Bahkan setiap jelang Imlek biasanya hujan turun. 

Apakah tandanya? 

Ternyata itu juga ada penjelasannya lho.

Selain itu, ada juga pantangan-pantangan yang dilakukan. 

Dalam buku “Hari-Hari Raya Tionghoa” yang ditulis oleh Marcus A.S, berikut sejumlah pantangan saat dan jelang Tahun Baru Imlek:

1. Dilarang Bersihkan Rumah

Anda yang merayakan Imlek diharuskan membersihkan rumah sebelum perayaan Imlek tiba.

Sebab, mereka harus bersuka cita menyambut pergantian tahun baru.

Di hari Imlek, mereka tidak diperbolehkan untuk menyapu lantai hingga membersihkan peralatan dapur.

Karena kepercayaan China kuno mengatakan, hal itu bisa membuat rezeki mereka tersapu dari rumah.

Kumpulan Ucapan Imlek 2021 atau Imlek 2572, Mulai Gong Xi Fat Cai Hingga Xinnian Kuaile & Artinya

IMLEK 2021, 7 Shio Diramal Bernasib Sial Hari Ini Senin 8 Februari 2021, Ciong dan Banyak Hutang

2. Dilarang Menutup Pintu

Malam sebelum Imlek tiba, yang merayakan tahun baru Imlek harus membuka jendela dan seluruh pintu di rumahnya.

Hal ini dilakukan untuk menyambut rezeki yang akan datang bersamaan dengan pergantian tahun.

Namun, tradisi ini sudah semakin jarang dilakukan di perkotaan.

Untuk itu biasanya digantikan dengan menyalakan seluruh lampu rumah agar terang dan rezeki masuk.

3. Dilarang Buka Toko

Para pengusaha toko akan tetap menutup tokonya hingga beberapa hari setelah Imlek.

Sebab, terdapat kepercayaan bahwa seluruh usaha yang baru dibuka lima hari setelah Imlek (tanggal Cia-gwee ce go) akan berjalan sangat baik.

Hari tersebut juga diyakini sebagai hari kelahiran Dewa Kekayaan Chai Shen.

4. Dilarang Makan Nasi Berkuah atau Bubur

Di malam hari tahun baru Imlek, orang yang merayakan dilarang memakan nasi berkuah atau bubur.

Apabila memakannya, ada kepercayaan bahwa Anda kehujanan dalam perjalanan mengunjungi keluarga untuk merayakan imlek bersama.

Jelang Imlek 2021, Peruntungan Shio Hari Ini Senin 8 Februari 2021, Shio Kerbau Bersinar, Shio Naga?

Walikota Tarakan dr Khairul Ingatkan Boleh Rayakan Imlek Tapi Patuhi Prokes dan Jangan Berkerumun

Ada juga yang percaya jika makan bubur saat Imlek, maka rezekinya buruk.

Sebab, bubur memiliki tekstur yang encer melambangkan rezeki yang tak baik.

Itulah beberapa pantangan yang tak boleh dilakukan jelang maupun saat perayaan hari Imlek tiba.

Hujan Jelang Imlek, pertanda apa ya?

Hujan terus mengguyur menjelang Imlek 2021 yang konon ada hubungannya bagi masyarakat Tionghoa antara makna air hujan dengan keyakinan mereka.

Namun, apakah benar makna air hujan adalah simbol keberkahan untuk masyarakat Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2021?

Dilansir dari Kompas.com, makna air hujan yang dipercaya oleh masyarakat Tionghoa saat akan menghadapi Imlek 2021 sebentar lagi benar adanya.

Hujan yang turun membawa simbol rezeki bagi umat manusia, termasuk masyarakat Tionghoa.

Bahkan, timbul mitos yang dipercaya bahwa apabila turun hujan menjelang tahun baru Imlek, maka negeri tersebut akan diberkahi rezeki berlimpah alias 'Hoki Lai Le'.

Itulah mengapa bahwa masyarakat Tionghoa sangat percaya bahwa air hujan membawa rahmat dan keberkahan saat menghadapi tahun baru Imlek.

Namun, apabila tidak turun hujan menjelang Imlek, bukan berarti suatu negara akan menghadapi sebuah bencana.

Dilansir dari Tribunnews.com, seorang Pengamat Budaya Tionghoa, Andrian Cangianto menuturkan bahwa tidak turun hujan menjelang Imlek bukan berarti mendatangkan bencana.

"Karena Imlek jatuh pada bulan sekitar Januari dan Februari, maka Imlek identik dengan hujan," jelas Andrianto.

Andri juga menambahkan turunnya air hujan tentu menjadi berkah bagi semua orang, tidak hanya masyarakat Tionghoa saja.

"Semua agama dan semua warga dunia, saya rasa menganggap bahwa gerimis adalah berkah."

"Air adalah berkah yang diberikan oleh Tuhan untuk kehidupan manusia."

"Apalagi Indonesia adalah negara agraris, air sangat diperlukan untuk persawahan," tambah Andri.

Kendati begitu, tetap saja jika air hujan turun terlalu banyak, dapat membawa bencana karena bisa mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Indonesia. (*)

Editor: Rita NS

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Hujan Terus Mengguyur Menjelang Tahun Baru Imlek 2021, Apa Maknanya?
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 4 Pantangan yang Tak Boleh Dilakukan Saat Imlek
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved