Tahun Baru Imlek

Kapan Cap Go Meh 2021? Lihat Jadwal Cap Go Meh 2021, Ada Berbagai Macam Tradisi di Tahun Baru Imlek

Penasaran Cap Go Meh 2021 tanggal berapa? atau kapan cap go meh 2021? lihat Jadwal Lengkap Cap Go Meh 2021, ada tradisi Tahun Baru Imlek 

Editor: Doan Pardede
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
CAP GO MEH - (Ilustrasi) Pawai naga memperingati perayaan Cap Go Meh 2571 di Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (8/2/2020) sore. Bila masih penasaran Cap Go Meh 2021 tanggal berapa? atau kapan cap go meh 2021? lihat Jadwal Lengkap Cap Go Meh 2021,  ada sejumlah tradisi Tahun Baru Imlek dalam perayaannya. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Kabar Cal Go Meh 2021: sudah tahu Cap Go Meh 2021 tanggal berapa? atau kapan cap go meh 2021? lihat Jadwal Lengkap Cap Go Meh 2021, jangan lewatkan karena ada tradisi Tahun Baru Imlek.

Setelah perayaan Tahun Baru Imlek, yang tak kalah meriah adalah Cap Go Meh.

Bila masih penasaran Cap Go Meh 2021 tanggal berapa? atau kapan cap go meh 2021? lihat Jadwal Lengkap Cap Go Meh 2021,  ada sejumlah tradisi Tahun Baru Imlek dalam perayaannya.

Di Indonesia, Cap Go Meh diperingati dengan kemeriahan seperti halnya Imlek.

Baca juga: Cap Go Meh 2021 - Fakta Penutup Tahun Baru Imlek, Festival Cap Go Meh Jadi Warisan Budaya Nasional

Baca juga: Cap Go Meh, Kisah Guan Siau pada Dinasti Han, Perayaan dan Pesta Rakyat yang Ditunggu-tunggu

Bahkan diberbagai kota di Indoensia festival Cap Go Meh yang mampu menarik wisatawan dalam maupun luar negeri.

Istilah atau penyebutan Cap Go Meh memang populer di Indonesia.

Lalu kepan jadwal perayaan Cap Go Meh 2021? atau Cap Go Meh 2021 Tanggal Berapa?

Jadwal perayaan Cap Go Meh 2021 jangan terlewat karena ada berbagai macam tradisi di Tahun Baru Imlek.

Diketahui, Tahun Baru Imlek berlangsung 12 Februari lalu.

Biasanya, perayaan Cap Go Meh dilakukan sekitar 2 pekan atau 15 hari setelah Imlek.

Tahun Baru Imlek merupakan pergantian tahun dalam penanggalan Tionghoa.

Dengan demikian, maka perayaan Cap Go Meh tahun 2021 akan jatuh pada Hari Jumat, tanggal 26 Februari 2021.

Penjelasan Tahun Baru Imlek

Baca juga: Apa Itu Cap Go Meh? Sejarah 2 Ribu Tahun, Chinese Valentines Day, Beda dengan Tahun Baru Imlek

Baca juga: Kapan Cap Go Meh dan Apa Itu Cap Go Meh? Ketahui Kaitannya dengan Tahun Baru Imlek, Serta Tanggalnya

Selain soal Cap Go Meh 2021 tanggal berapa? atau kapan cap go meh 2021? simak informasi menarik lainnya. 

Tahun Baru Imlek adalah perayaan tahun baru yang penting bagi orang Tionghoa.

Perayaan tahun baru imlek dimulai pada tanggal 1 bulan pertama di penanggalan Tionghoa hingga berakhir dengan perayaan Cap Go Meh tanggal ke-15.

Tanggal ke-15 atau Cap Go Meh biasanya dilakukan pada saat bulan purnama.

Jika pada tahun ini Tahun Baru Imlek dimulai pada tanggal 12 Februari 2021, maka perayaan Cap Go Meh jatuh pada tanggal 26 Februari 2021.

Itulah jawaban dari pertanyaan Cap Go Meh Tahun 2021 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Jangan Salah Tanggal dengan Tahun Baru Imlek

Tradisi Imlek di Indonesia

Selain soal Cap Go Meh 2021 tanggal berapa? atau kapan cap go meh 2021? masih ada hal menarik lainnya. 

Tahun Baru Imlek akan sudah dirayakan, beberapa tradisi bagi yang merayakan imlek dapat dilakukan bersama keluarga dan sanak saudara.

Berikut rangkum dari beberapa sumber terkait tradisi yang dilakukan untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

1. Membersihkan rumah

Pembersihan rumah biasanya akan dilakukan beberapa hari sebelum Tahun Baru Imlek.

Dengan membersihkan rumah dianggap dapat mengeluarkan hal buruk selama setahun sebelumnya.

Saat itu rumah-rumah dibersihkan dari atas ke bawah, mulai dari pintu dan jendela diberi lapisan cat baru, biasanya berwarna merah.

Mereka tidak diperbolehkan membersihkan rumah saat hari pertama Tahun Baru Imlek, karena menurut kepercayaan akan mengusir keberuntungan yang ada.

2. Identik dengan warna merah

Tahun Baru Imlek akan identik dengan warna merah.

Warna merah adalah warna yang panas, unsur api yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan.

Kepercayaan masyarakat Tionghoa menganggap bahwa warna merah akan membawa keberuntungan.

Warna merah juga merupakan unsur 'yang'.

Dengan identik warna merah saat perayaan Tahun Baru Imlek diharapkan segala kegelapan dan kesedihan akan sirna dan digantikan dengan kabahagiaan.

3. Angpao

Tradisi lain untuk meyarakan Tahun Baru Imlek adalah angpao.

Angpao dalam bahasa Mandarin disebut hongbao yang memiliki makna amplop merah.

Cikal bakal dari tradisi angpau ini dipercaya ketika masa Dinasti Qin berkuasa pada 221 sampai 226 SM.

Tradisi pemberian angpau, biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah terhadap yang belum menikah serta kepada orang tua mereka.

Isi angpao jumlahnya tidak ditentukan, namun biasanya selalu angka genap, karena jika angka ganjil akan identik dengan pemakaman.

4. Makanan

Kue keranjang dan jeruk merupakan ciri khas saat perayaan Imlek.

Mereka juga akan menyajikan makanan di ata nampan berbentuk segi 6 atau segi 8 dengan isian yang beragam.

Namun beberapa dari mereka juga menyediakan makanan keberuntungan.

Makanan keberuntungan misalnya mie yang sengaja tidak dipotong untuk melambangkan umur panjang, kue bola berbentuk uang Tiongkok zaman dulu yang melambangkan kekayaan.

Saat Imlek, mereka tidak disarankan untuk memakan bubur, karena bagi warga Tionghoa bubur melambangkan kemiskinan.

5. Hujan

Perayaan Imlek biasanya akan identik dengan turunnya hujan.

Setiap perayaan Imlek terjadi pada saat musim hujan dan tak sedikit masyarakat Tionghoa meyakini akan ada keberuntungan yang jatuh ke bumi berbarengan dengan turunnya hujan tersebut.

6. Tidak boleh membalik ikan saat menyantapnya

Merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga dengan menyantap makanan yang lezat akan sangat menyenangkan, apa lagi dengan menu ikan.

Menu ikan yang biasa disantap adalah ikan bandeng.

Dikutip dari laman Grid, Kamis (16/1/2020), ketika sedang menyantap ikan, kita tidak boleh membalik ikan untuk mengambil daging ikan pada sisi satunya.

Serta kita juga harus menyisakan ikan tersebut agar bisa dinikmati besok.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa kebiasaan ini merupakan lambang dari nilai surplus untuk tahun yang akan datang.

Festival Cap Go Meh dan Tatung Singkawang

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan Festival Cap Go Meh (CGM) dan Tatung Singkawang sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Indonesia 2020.

Penetapan itu disampaikan Staf Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemendikbud Shakti Adhima Putra.

"Iya, Festival CGM dan Tatung Singkawang dari Kalimantan Barat (Kalbar) ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2020.

CAP GO MEH - Pernak-pernik Imlek terlihat mulai dijual di pusat perbelanjaan Mitra Anda, Jalan Hasanuddin, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 10 Januari 2021. Cap Go Meh 2021, berikut fakta menarik penutup perayaan Tahun Baru Imlek serta bedanya dengan Cap Go Meh zaman dulu.
CAP GO MEH - Pernak-pernik Imlek terlihat mulai dijual di pusat perbelanjaan Mitra Anda, Jalan Hasanuddin, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 10 Januari 2021. Cap Go Meh 2021, berikut fakta menarik penutup perayaan Tahun Baru Imlek serta bedanya dengan Cap Go Meh zaman dulu. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Jadi, masih dalam tataran penetapan nasional," kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (18/10/2020).

Shakti melanjutkan, penetapan warisan budaya Kalimantan Barat itu dilakukan Kemendikbud dan bukan dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

"Yang menetapkan bukan UNESCO, tapi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan rekomendasi Tim Ahli WBTb yang sudah melalui penilaian," ujar dia.

Oleh karena itu, istilah yang benar untuk warisan budaya itu adalah Warisan Budaya Tak Benda Nasional.

Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang.

Selain Festival CGM dan Tatung Singkawang, Kalbar juga memiliki enam warisan budaya yang sama-sama ditetapkan sebagai WBTB Nasional lainnya.

Adapun, warisan budaya tersebut yakni Bahasa Melayu Pontianak, Bahasa Melayu Sambas, Jimot Lulon dan Jimot Renai Mualang, Zikir Nazam, Tari Jepin Langkah Penghibur Pengantin, dan Tenun Ikat Kumpang Ilong.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, PAUD, dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang Rindar Prihartono mengatakan, penetapan Festival CGM dan Tatung Singkawang sebagai WBTB Nasional 2020 merupakan kebanggaan daerah.

Ia melanjutkan, penetapan tersebut juga sekaligus menjadi pengakuan negara terhadap tradisi, ritus, dan perayaan yang telah tumbuh dan berkembang di Kota Singkawang.

"Hal ini pula tentu menjadi label atau identitas Kota Singkawang sebagai daerah yang melahirkan tradisi ini," kata Rindar seperti dikutip Antara, Jumat (16/10/2020).

Ia menjelaskan, usulan CGM dan Tatung Singkawang sebagai WBTB Nasional sudah dimulai sejak Februari 2020.

Kemudian, usulan tersebut ditampung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat untuk selanjutnya diteruskan ke Kemendikbud Republik Indonesia.

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul JADWAL Lengkap Perayaan Cap Go Meh 2021, Jangan Dilewatkan karena Ada Tradisi Tahun Baru Imlek

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved