News Video
NEWS VIDEO Pidato Perdana Gibran Tuai Kritik, Psikolog UNS: Harus Belajar Lebih Spontan
Pidato perdana Gibran Rakabuming Raka seusai dilantik dan resmi menjabat sebagai Wali Kota Solo menuai kritik.
TRIBUNKALTIM.CO - Pidato perdana Gibran Rakabuming Raka seusai dilantik dan resmi menjabat sebagai Wali Kota Solo menuai kritik.
Satu diantaranya dari Psikolog Universitas Sebelas Maret (UNS) yang menyebut gaya pidato Gibran seperti Presiden Jokowi namun datar.
Sehingga menyarankan Gibran untuk tak pernah berhenti belajar dalam komunikasi sosial politik.
Saran itu disampaikan Abdul Hakim, Psikolog dari Universitas Sebelas Maret (UNS).
Baca juga: NEWS VIDEO Kafe RM Lokasi Penembakan Bripka CS Ditutup Permanen, Terbukti Langgar PSBB hingga 3 Kali
"Gibran harus belajar lebih spontan dalam komunikasi sosial politik. Lebih spontan, lebih banyak membuka diri, komunikasi dengan banyak orang," tuturnya.
Dilansir TribunSolo.com, menurut Hakim, kedepannya Gibran harus bisa lebih spontan dalam komunikasi sosial politik.
Dalam hal ini ia meminta Gibran terus belajar, membuka diri dan lebih banyak berkomunikasi dengan orang-orang.
Termasuk lebih memperhatikan artikulasi setiap kata-katanya dan menyampaikan dengan senatural mungkin untuk memperkuat karakternya sendiri.
Baca juga: NEWS VIDEO Pengumuman Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 12: Cek dengan Login www.prakerja.go.id
"Termasuk mengartikulasikan kata-kata, pesan yang natural dan enak. Itu akan memperkuat karakternya," ucapnya.
Sebelumnya Hakim menyebut gaya pidato perdana Gibran mirip dengan sang ayah, Jokowi, namun dengan intonasi cenderung datar dan tidak natural.
"Dari segi gaya pidato, seperti Jokowi, tapi intonasi Gibran cenderung datar, tidak menggebu-gebu," katanya.
Padahal menurut Hakim, intonasi bicara menjadi satu poin yang menjadi perhatian dalam penyampaian pesan.
Baca juga: NEWS VIDEO Daftar Nama 7 Anggota Partai Demokrat yang Dipecat Secara Tak Hormat, Terlibat Kudeta
"Intonasinya kurang emosional kelihat datar, walaupun berusaha mengeraskan suara saat menyampaikan hal penting. Kurang alamiah, agak terlihat kaku," katanya.
Ia lantas menduga kekauan dalam penyampaian pidato, mungkin karena pribadi Gibran yang cenderung introvert.
Sehingga, berbicara di depan khalayak ramai menjadi satu tantangan bagi dirinya.(*)
IKUTI >> News Video
Editor: Wahyu Triono
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Gaya Pidato Pertama Gibran Mirip Jokowi? Psikolog UNS : Sayang Intonasinya Datar, Kurang Emosional, https://solo.tribunnews.com/2021/02/26/gaya-pidato-pertama-gibran-mirip-jokowi-psikolog-uns-sayang-intonasinya-datar-kurang-emosional?page=all