Rabu, 6 Mei 2026

Virus Corona di Bontang

Anggaran Penanganan Covid-19 Tahun 2021 Diusulkan Rp 152 M untuk 4 Rumah Sakit di Bontang

Anggaran operasional penanganan Covid-19 diusulkan tahun 2021 sebesar Rp 152 miliar, untuk pembiayaan di 4 rumah sakit di Bontang. Hal itu dikemukaka

Tayang:
Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Bontang bersama RSUD Taman Husada Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Anggaran operasional penanganan Covid-19 diusulkan tahun 2021 sebesar Rp 152 miliar, untuk pembiayaan di 4 rumah sakit di Bontang.

Hal itu dikemukakan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Taman Husada Bontang, Muhammad Syahbirin saat dikonfirmasi, Selasa (2/3/2021).

Ia menyebutkan, anggaran tersebut meliputi empat program, 12 kegiatan, dan 34 sub belanja, di antaranya belanja pegawai, barang dan jasa, modal dan operasional RS-BLUD.

Baca juga: Pertamina tak Beri Izin Penjualan BBM Eceran Sistem Digital Pertamini, Pemkot Samarinda Tertibkan

Baca juga: Pelaku Nekat Antar Sabu 1 Kg ke Kalsel karena Tergiur Upah Rp 25 Juta, Pengiriman Sudah 2 Kali

"Harapannya sih bisa 100 persen, ya paling sedikit 50 persen dari total yang kami ajukan," tuturnya.

Namun, khusus untuk penanganan Covid-19 di RSUD Taman Husada Bontang, pihaknya mengusulkan Rp 40,5 miliar.

Anggaran itu untuk pembiayaan operasional, seperti insentif tenaga kesehatan (nakes), tenaga pendukung, pemulasaran jenazah, bahan habis pakai, pembangunan OK Covid-19 dan Hepafilter, serta pelunasan dari biaya kegiatan tak terduga di tahun lalu.

"Itu gambaran keperluan untuk di RSUD," ujarnya.

Rincian biaya insentif yang dihimpun TribunKaltim.Co, untuk Nakes sebesar Rp 22,5 miliar.

Baca juga: BREAKING NEWS Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Kantor Bupati Kukar Ricuh, Sampaikan 14 Tuntutan

Baca juga: Bupati Kutim Bakal Resmikan Jembatan Penghubung Sangatta Selatan dan Sangatta Utara dalam Musrenbang

Sementara Rp 2,3 miliar lagi dialokasikan untuk tim pendukung lainnya.

Ditambah lagi, usulan biaya pemulasaran jenazah usulanya Rp 615 juta dan bahan sekali pakai Rp 5 miliar.

"Kalau untuk pembangunan OK Covid dan hepafilter sebanyak Rp 9,5 miliar. Sedangkan yang terakhir yakni melunasi tunggakan kegiatan sebelumnya sebesar Rp 458 juta,” ucapnya.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved