Liga Italia
Bomber Juventus Positif Terjangkit Virus, Tak Bisa Hilang Seumur Hidup, Bukan Cristiano Ronaldo
Bomber Juventus positif terjangkit virus, tak bisa hilang seumur hidup, bukan Cristiano Ronaldo
TRIBUNKALTIM.CO - Bomber Juventus, Alvaro Morata diketahui terjangkit virus.
Baru-baru ini rekan Cristiano Ronaldo divonis mengidap CMV, Cytomegalovirus.
Virus CMV itu membuat Alvaro Morata absen dalam beberapa laga bersama Juventus.
Virus tersebut diketahui tak bisa hilang seumur hidup Alvaro Morata.
Belakangan diketahui Alvaro Morata tertular oleh anaknya sendiri.
Baca juga: 2 Alasan yang Bikin AC Milan dan Juventus tak Kuasa Kejar Inter Milan di Perebutan Scudetto
Alvaro Morata menjadi pemain pengganti dan mencetak gol saat Juventus mengalahkan Spezia 3-0 dalam laga pekan ke-25 Liga Italia di Allianz Stadium, Rabu (3/3/2021).
Juventus butuh waktu sejam sebelum pada akhirnya memecah kebuntuan lewat Alvaro Morata pada menit ke-62.
Padahal Morata baru masuk pada menit ke-60.
Ia hanya membutuhkan 1 menit untuk langsung mencetak gol.
Morata mendapatkan umpan dari Federico Bernardeschi yang diturunkan bersamaan dengannya sebelum melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti.
Meski lebih dulu dinyatakan offside, wasit Juan Luca Sacchi mengesahkan gol tersebut setelah melakukan tinjauan video assistant referee (VAR).
Dua gol La Vecchia Signora lainnya dicetak oleh Federico Chiesa (70') dan Cristiano Ronaldo (88').
Kemenangan Juventus membuat mereka kini berada di peringkat ke-3 klasemen sementara dengan 49 poin, berjarak 7 poin dari Inter Milan di puncak.
Baca juga: Juventus Dihantam Isu Perpecahan, Andrea Pirlo Dikabarkan Mencak-mencak
Laga melawan Spezia juga menjadi momen comeback Alvaro Morata usai divonis infeksi virus bernama CMV (Cytomegalovirus).
Virus tersebut membuat Morata merasa tak sadarkan diri setelah laga kontra FC Porto pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, 18 Februari lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bomber-juventus-alvaro-morata-mengidap-virus-yang-tak-hilang-seumur-hidup.jpg)