Mobil Tabrak Trotoar
Pengendara Mobil APV Diamankan Warga, Ditemukan Dalam Kondisi Pakaian Penuh Lumpur dan Mengaku Mabuk
Laka tunggal yang melibatkan satu unit mobil jenis APV berwarna silver sekitar pukul 22.10 Wita malam ini, Senin (22/3/2021) nyaris menelan korban
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Laka tunggal yang melibatkan satu unit mobil jenis APV berwarna silver sekitar pukul 22.10 Wita malam ini, Senin (22/3/2021) nyaris menelan korban jiwa.
Pasalnya, sebelumnya mobilnya hampir menabrak sebuh unit sepeda motor di depannya.
Namun karena pemotor berhasil menghindar, rupanya mobil tersebut kemudian menabrak trotoar yang mengakibatkan lecet dan penyok di bagian kiri mobil.
Baca juga: Identitas Mr X Belum Terungkap, Diduga ODGJ, Polisi Sebut Korban Tewas Bukan karena Kecelakaan
Baca juga: Kecelakaan Maut di Samarinda, Adu Banteng Motor vs Mobil, Satu Orang Tewas Saat ke Rumah Sakit
Setelah menabrakkan mobil, pengemudi yang bernama Ambrosius Bernadus (30) itu kemudian melarikan diri ke semak-semak tak jauh dari lokasi kejadian.
Tak butuh waktu lama, Ambrosius berhasil ditemukan warga sekitar pukul 23.30 Wita dan dibawa ke pinggir jalan demi menjelaskan terkait bagaimana ia bisa menabrakkan kendaraannya.
Ambrosius sendiri diduga sedang dalam kondisi mabuk.
Sehingga tak memiliki kesadaran penuh untuk mengemudikan kendaraan.
Baca juga: Sering Terjadi Kecelakaan, BBPJN Instruksikan SKPD-TP Dinas PUPR Kaltim Bongkar Median Jalan PM Noor
Baca juga: Kecelakaan di Jalan PM Noor Samarinda Disorot Akademisi Unmul, Keluarga Korban Bisa Gugat Pemerintah
Terlihat dari cara Ambrosius menjawab pertanyaan dari sejumlah warga yang tak cukup logis.
Saat dikonfirmasi, ia sendiripun mengakui bahwa dirinya sedang dalam kondisi mabuk dan belum lama selesai menenggak miras.
Ditanya sebab melarikan diri, Ambrosius menuturkan bahwa kunci mobilnya terjatuh. Sehingga ia berniat untuk mengambil.
"Aku tadi dari atas kan, kunci ku lepas. Terus sudah, ngga bisa kendali. Aku takut nabrak orang makanya aku lari kesana," ucapnya mencoba menjelaskan.
Terkait kepemilikan mobil, Ambrosius mengaku mobil yang ia kendarai merupakan milik sanak saudaranya yang tinggal di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara.
Lebih lanjut, ditanya soal surat izin mengemudi, dia mengaku punya namun tak ia bawa.
Bahkan ia sempat menuduh seseorang yang mengambil dompetnya untuk diperiksa bahwa telah mengambil SIM miliknya.
Baca juga: Warga Samarinda Jadi Korban Kecelakaan Tunggal, Keluarga Korban Minta Pengelola Jalan Tanggungjawab
"Aku tanya sama abangku ini. Sebentar aku tanyakan dulu, tapi kok hilang, dicopet sama bapak ini," ucapnya sambil menunjuk seorang warga.
Ditengah interaksi tersebut, terlihat warga dan pengguna jalan memadati jalan lantaran penasaran dengan kejadian laka tersebut.
Agar tak menimbulkan kemacetan, Ambrosius kemudian diamankan warga ke halaman kantor Smartfren Telecom Balikpapan tak jauh dari lokasi kejadian sembari menunggu Unit Laka Polresta Balikpapan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pengemudi-mobil-jenis-apv-silver-ambrosius-bernadus-yang-diamankan-warga-usai.jpg)