Berita Malinau Terkini

Tak Kunjung Dibagikan, Orangtua Peserta Didik di Malinau Minta Kejelasan Pembagian Seragam Batik

Pembagian seragam batik gratis untuk siswa-siswi jenjang PAUD, SD, dan SMP/sederajat hingga kini belum kunjung didistribusikan.

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Aktivitas peserta didik usai kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Pembagian seragam batik gratis untuk siswa-siswi jenjang PAUD, SD, dan SMP/sederajat hingga kini belum kunjung didistribusikan.

Sejak diserahkan secara simbolis oleh Yansen Tipa Padan yang masih menjabat sebagai Bupati Malinau saat itu, belum ada informasi jelas kapan seragam gratis tersebut bakal dibagikan.

Seragam batik gratis diperuntukkan untuk 18.053 peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP/sederajat di Kabupaten Malinau.

Baca juga: Persiapan Jelang Pendidikan, 44 Siswa Diktukba Polri Disuntik Vaksin Sinovac di Mapolres Malinau

Baca juga: Jaga Kelestarian Hutan di Malinau, Upaya Kolaborasi Balai TNKM dan Masyarakat Adat Perlu Diperkuat

Orang tua peserta didik sekaligus warga Kecamatan Malinau Utara, Suliati mengakui hingga saat ini dirinya belum mendapatkan jatah seragam batik tersebut.

"Kalau nggak salah bulan lalu ada kabar pembagian baju batik untuk anak-anak, tapi belum ada kami dapat sampai sekarang," ungkapnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (23/3/2021).

Suliati mengatakan anaknya yang merupakan peserta didik di SDN 011 Malinau hingga saat ini belum mendapatkan pembagian seragam batik tersebut.

Hal yang sama diungkapkan Marcus A, warga lainnya.

Ayah dari kedua anak itu mengatakan, dirinya sempat mendengar informasi mengenai keterlambatan pembagian seragam batik.

"Anak saya yang PAUD sama yang di SD juga belum dapat. Kemarin sempat dengar ada keterlambatan karena penyesuaian anggaran," katanya.

Marcus A mengatakan, informasi yang beredar belum cukup jelas tentang keberadaan bantuan tersebut.

Dia berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau segera dapat menuntaskan persoalan tersebut.

"Kalau memang ada, harapan kami dikasih jelas infonya. Karena takutnya, sudah kita beli nanti baru ada bantuan, kan mubazir. Kalau saya yang penting jelas," ujarnya.

Pengadaan seragam batik tersebut dianggarkan melalui APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten Malinau senilai Rp 2,87 miliar.

Pada Februari 2021 lalu, seragam batik telah diserahkan secara simbolis kepada peserta didik oleh Bupati Malinau.

Rencananya, distribusi bantuan tersebut dijadwalkan pada bulan Maret 2021 ini.

Berita tentang Malinau

Penulis: Mohammad Supri | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved