Kamis, 23 April 2026

Ledakan di Gereja Katedral Makassar

Bom Meledak di Gereja Katedral Makassar, Polda Kaltara Menginstruksikan Jajaran Polres

Polda Kaltara menginstruksikan jajaran Polres, untuk mengevaluasi kegiatan dalam mengamankan wilayah.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Budi Rachmat di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Polda Kaltara menginstruksikan jajaran Polres, untuk mengevaluasi setiap kegiatan dalam mengamankan wilayah.

Khususnya yang berkaitan dengan pengamanan tempat ibadah gereja.

Ini dilakukan, buntut dari terjadinya ledakan bom, yang diduga berasal dari aksi bunuh diri, di Gereja Katedral, Makassar, pada pagi tadi.

Baca juga: NEWS VIDEO Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar, Diduga Bom Bunuh Diri

Baca juga: NEWS VIDEO Kronologi Bom Bunuh Diri Katedral Makassar, Kesaksian Langsung Pastor

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Kaltara, saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (28/3/2021).

"Dengan adanya peristiwa di Makassar ini, kami akan melakukan evaluasi kegiatan preemtif dan preventif," ujar Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat kepada Tribunkaltara.com.

"Kami juga akan evaluasi pola-pola giat pengamannya, karena itu rumusan bakunya," tambahnya.

"Kapolda juga sudah perintahkan jajaran Polres untuk menindaklanjuti evaluasi giat preemtif, preventif dan pengamanan," tuturnya.

Ditanyakan mengenai situasi dan kondisi di Tanjung Selor, dirinya mengatakan, relatif aman.

Meskipun, pihaknya harus meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga: BREAKING NEWS Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar, Diduga Bom Bunuh Diri, Jenazah di Gerbang

"Saat ini untuk di Kaltara, khususnya di Bulungan Tanjung Selor, situasi dan kondisi aman, tapi tentu kita harus tingkatkan kewaspadaan," tuturnya.

Berdasarkan pengamatan, suasana peribadatan hari Minggu, di beberapa gereja di Tanjung Selor, terpantau aman tanpa penjagaan yang ketat dari aparat keamanan.

Kronologi Ledakan Depan Gereja Katedral Makassar

Pastor Wilhelminus Tulak mengatakan perkiraan bom bunuh diri di Makassar pukul 10.30 wita.

“Persis selesai ibadah kedua, umat pulang yang lain masuk. Pelaku bom bunuh diri mau masuk ke gereja, ada pihak keamanan menahan mereka kemudian bom langsung meledak,” kata dalam siaran langsung Kompas TV, Minggu siang.

Pastor Wilhelminus Tulak mengatakan, ada dua pelaku berusaha masuk tapi ditahan di gerbang masuk Gereja Katedral.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved