Berita Balikpapan Terkini
Pasca Ledakan Bom di Makassar, Kodim 0905 Balikpapan Ikut Ambil Peran dalam Upaya Pengamanan
Kabar adanya aksi dugaan bom bunuh diri secara otomatis membuat instansi pengamanan menjadi defensif.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kabar adanya aksi dugaan bom bunuh diri secara otomatis membuat instansi pengamanan menjadi defensif.
Termasuk jajaran TNI, dalam hal ini Kodim 0905 Balikpapan, turut melakukan langkah pencegahan.
Dandim 0905 Balikpapan, Kolonel Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa mengemukakan pihaknya langsung melakukan rapat internal setelah mendengar kabar adanya bom bunuh diri di Kota Makassar.
Baca juga: Update Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar, Kondisi Sosok Pemberani yang Halangi Teroris Masuk
Baca juga: Ada Bom Bunuh Diri di Makassar, Polda Kaltim Siagakan Jajaran dan Tingkatkan Patroli
"Tadi begitu terjadi saya langsung melaksanakan rapat dengan perwira saya, khususnya dengan Danramil untuk menyampaikan beberapa langkah yang harus dilaksanakan," ucapnya.
Langkah pertama, lanjut Kolonel Arm Gusti, mengantisipasi perkembangan situasi yang ada di wilayah.
"Kedua melaksanakan koordinasi secara terus menerus dengan instansi terkait," imbuhnya.
Di samping itu, jajaran Kodim 0905 Balikpapan turut melakukan pendataan warga guna meningkatkan pengawasan terhadap paham radikal ataupun terorisme.
Dari data jajarannya itu sejumlah kelompok yang disinyalir mengarah kepada paham radikal diwaspadai oleh petugas.
"Ada orang yang kita waspadai yang tidak bisa saya buka di sini. Nah itu kita waspadai terus. Kan ada hal-hal yang mengarah ke sana (radikal), jadi kita rangkul mereka dan kita bina bersama supaya jangan dimanfaatkan oleh orang-orang yang salah.
Baca juga: Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar, Polisi Sebut Dua Orang Laki-laki, Update Jumlah Korban
Baca juga: Ledakan Bom Depan Gereja Katedral Makassar, Saksi: Pas Depan Katedral Langsung Meledak, Ngeri Sekali
Kalau mereka didoktrin oleh orang yang salah ya begitu jadinya (bunuh diri), padahal mereka juga korban," jelasnya.
Selain itu pihaknya juga akan merangkul seluruh tokoh-tokoh masyarakat agar membangun kondusivitas kota.
"Makanya kami juga akan turut meningkatkan pengawasan dan menyambangi tempat ibadah, dan pusat keramaian agar bersama-sama menciptakan kondusivitas. Kami tentunya akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan tapi kan tidak bisa sendiri, perlu adanya kerja sama dengan masyarakat juga," ucapnya.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Rahmad Taufiq
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dandim-0905-balikpapan-kolonel-arm-i-gusti-agung-putu-sujarnawa-trib.jpg)