Jumat, 10 April 2026

Kecelakaan Maut di Samarinda

Polisi Masih Kesulitan Cari Saksi Lakalantas di Jalan Suryanata Samarinda

Bahwa hasil dari oleh TKP sementara yang dilakukan tak menemukan adanya indikasi tabrak lari. 

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Unit Lakalantas Polresta Samarinda saat melakukan olah TKP di Jalan Suryanata, Kelurahan Bukti Pinang RT 15, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kecelakaan maut yang menewaskan seorang korban bernama Wahyu Arianta (24), yang mengendarai motor Honda Vario KT 2923 BCA di Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pada Jumat (26/3/2021) lalu, tidak ada indikasi tabrak lari. 

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Ramadhanil melalui Kanit Lakalantas Polresta Samarinda Ipda Henny Merdikawati menjelaskan,  bahwa hasil dari oleh TKP sementara yang dilakukan tak menemukan adanya indikasi tabrak lari. 

"Tak ada saksi yang menerangkan bahwa mengalami korban tabrak lari. Kesimpulan l yang dihimpun dari olah TKo sementara masih sama, out of control. Kecelakaan tunggal," tegas Ipda Henny Merdikawati, Minggu (28/3/2021) sore hari ini.

Baca juga: Dalam 2 Hari, Terjadi Insiden Kecelakaan Truk Pengangkut Sawit di Depan Kantor DPRD Paser

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut, Mobil Suzuki Ertiga Ditabrak Kereta, 2 Orang Meninggal Dunia

Ipda Henny Merdikawati melanjutkan, pada saat gelaran olah TKP, jajaran Polantas juga menemukan banyaknya pasir yang berserakan di badan jalan tempat korban meninggal dunia. 

Pasir yang ditemukan menjadi salah satu indikator kuat, bahwa kecelakaan yang mengakibatkan korban, merupakan out of control.

"Pasir yajg berserakan diduga menjadi sebab kecelakaan out of control. Kalau ada saksi yang mengatakan (tabrak lari), baru kita bisa mengarah ke sana," ungkapnya. 

Baca juga: Kecelakaan Maut Merenggut Satu Nyawa Perempuan, Simak Kronologinya, Truk Tronton Serempet Motor

Ruas jalan yang Suryanata yang menghubungkan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Kota Samarinda ini juga memang menjadi salah satu jalur yang sangat rawan kecelakaan maut. 

Meski demikian kesimpulan yang didapat baru berupa dugaan sementara.

Besok, tepatnya pada Senin (29/3/2021), Unit Laka Lantas Polresta Samarinda akan kembali mendatangi lokasi kejadian kecelakaan.

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan, Periksa CCTV Sekitar Lokasi serta Mengumpulkan Keterangan Saksi

"Besok rencana sama anggota mencari saksi. Apalagi mereka yang sempat melakukan evakuasi. Kalau memang ada yang mengetahui harusnya datang kepada kami dan memberikan keterangan itu (tabrak lari)," pungkasnya.  (*)

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved