Paskah 2021
Kapolresta Samarinda Cek Kesiapan Personel, Pastikan Perayaan Paskah Bebas Ancaman Terorisme
Kesiapan kegiatan perayaan Paskah 2021 di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dalam sepekan terakhir sudah diperketat.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kesiapan kegiatan perayaan Paskah 2021 di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dalam sepekan terakhir sudah diperketat.
Bahkan patroli-patroli di jajaran Polsek serta anggota Polresta Samarinda dilakukan untuk mencegah aksi terorisme.
Berkaca dari aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar, kegiatan patroli pengetatan hingga intelijen terus diperkuat.
Baca juga: Patroli Jelang Paskah Tetap Dilaksanakan, Polresta Samarinda Juga Perketat Markasnya
Baca juga: Pasca Insiden di Mabes Polri, Polresta Samarinda Tambah Personel Jaga Dilengkapi Rompi Anti Peluru
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, dirinya memimpin langsung apel kesiapan pengamanan serta sarana dan prasarana personel gabungan jelang ibadah perayaan Paskah bagi umat kristiani dan katolik, Jumat (2/4/2021) hari ini.
Personel gabungan dari TNI-Polri turut serta dalam apel di Mako Polresta Samarinda Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
"Apel gabungan dalam rangka persiapan personel gabungan melakukan pengamanan saat puncak Paskah nanti," ucapnya, Jumat (2/4/2021).
Di seluruh daerah, pasca aksi terorisme Makassar serta penyerangan di Mabes Polri, ia mengatakan kondisi saat ini menjadi siaga satu, tak hanya di Kota Tepian bahkan di seluruh daerah Indonesia.
Pendeteksian dini melalui kegiatan intelijen guna mengantisipasi aksi terorisme juga terus diupayakan maksimal.
"Dan yang perlu diantisipasi, kamtibmas seperti ancaman terorisme serta radikalisme, ini pasca aksi terorisme beberapa waktu lalu di Makassar dan Mabes Polri. Nah, setelah peristiwa itu, seluruh daerah Siaga Satu," tuturnya.
Kombes Pol Arif Budiman juga menyampaikan kepada seluruh jajarannya, agar diharapkan seluruh personel dapat mendeteksi dini, ancaman serta aksi terorisme maupun serangan yang meresahkan warga serta harus lebih peka dan siap siaga saat melakukan pengamanan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
"Jangan sampai ada orang yang memanfaatkan momentum peringatan perayaan Paskah, untuk menyebabkan ketakutan," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, personel Polresta Samarinda menurunkan 288 personel yang akan disebar di 76 gereja di Samarinda, untuk pengamanan jelang perayaan ibadah Paskah.
Termasuk dengan enam titik gereja besar di Kota Tepian, yang dijaga oleh personel Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltim, dengan jumlah personel 20 orang untuk memastikan perayaan Paskah 2021 tahun ini bebas dari segala bentuk ancaman terorisme.
"Saat ini dari tim gabungan terus melakukan mobile, untuk melakukan pengecekan ke gereja-gereja, yang saat ini umat kristiani tengah melakukan rangkaian ibadah Paskah, yakni Jumat Agung," ucap Kombes Pol Arif Budiman.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Rahmad Taufiq
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapolresta-samarinda-kombes-pol-arif-budiman-melakukan-pengecekan-bersama-unsur.jpg)