Berita Samarinda Terkini
Pelaku Jambret Ponsel di Samarinda Terjungkal Saat Warga Lempar Pot Bunga
CCTV menjadi petunjuk Polsek Samarinda Seberang, guna mengungkap pelaku penjambretan ponsel, yang terjadi pada Kamis (1/4/2021) lalu pukul 13.00 WITA
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa warga di Kampung Tangguh komplek Perumahan Bumi Rindang Luhur, Jalan HAMM Rifaddin, RT 25, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, terlihat dalam rekaman CCTV berdurasi 35 detik sedang berusaha menangkap seorang pelaku jambret.
CCTV menjadi petunjuk Polsek Samarinda Seberang, guna mengungkap pelaku penjambretan ponsel, yang terjadi pada Kamis (1/4/2021) lalu pukul 13.00 WITA.
Tiga orang warga terlihat berusaha menghalangi laju motor Honda Vario berwarna hitam dengan nopol KT 2693 SA melaju kencang, dikendarai penjambret yang berusaha kabur.
Baca Juga: Modus Pencurian Ponsel di Balikpapan, Hasil Kejahatan Dijual Murah, Sekarang Sisa 13 Smartphone
Baca Juga: Polsek Sambaliung Berau Ringkus Pelaku Pencurian Masih Remaja, Korban Rugi Rp 9 Juta
Nasib apes dialami penjambret, yang diketahui bernama Rahmat Hidayat (27).
Dia terjatuh setelah salah seorang warga yang menghadangnya melemparkan pot bunga tepat mengenai motor.
Berhasil menjatuhkan Rahmat, yang sudah merampas ponsel milik seorang bocah 10 tahun, kala itu sedang duduk di teras rumah, warga tak berani mendekat lantaran khawatir terkena sabetan benda tajam yang dibawa oleh pelaku.
Pelaku penjambretan ini pun lolos. Tetapi pelariannya tak berlangsung lama, setelah jajaran Polsek Samarinda Seberang menangkap dirumahnya beserta dengan barang bukti ponsel hasil rampasan, di kawasan Rapak Dalam.
Baca Juga: NEWS VIDEO Pelaku Pembongkaran dan Pencurian Rumah Kosong Kedoya Ditangkap, Polisi Ungkap Identitas
Baca Juga: Pencurian Kabel Aset PT Telkom di Balikpapan, Pelaku Bermodalkan 2 Alat Cangkul dan Linggis
"Pelaku ini awalnya berkeliling komplek dengan maksud mencari korban. Saat melihat ada anak-anak yang duduk sendirian di teras rumah sambil bermain ponsel, pelaku mendatangi lalu menarik (merampas) ponsel itu," jelas Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made Anwara, melalui Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang, Iptu Dedi Septriadi, Selasa (6/4/2021).
Tarik menarik sempat terjadi, antara pelaku dengan bocah tersebut demi mempertahankan ponsel miliknya.
Hingga akhirnya ponsel itu berhasil dikuasai pelaku.
"Setelah itu hendak kabur, ada warga yang melihat aksi penjambretan itu dan mengejar pelaku," sambung Iptu Dedi Septriadi.
Saat pelaku ini terjungkal lantaran terkena lemparan pot bunga, warga tidak berani mendekat lantaran salah satu tangan pelaku memegang bagian dalam bajunya seperti hendak mencabutkan pisau.
"Warga memilih mundur dan melaporkan kepada kami setelah melihat ada membawa sajam," ujar Iptu Dedi Septriadi.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencurian di Balikpapan, Korban Disekap dan Mengalami Kekerasan
Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi penjambretan.
Kejahatan ini dilakukannya lantaran terdorong ingin memiliki ponsel sendiri.
"Masih kami dalami motifnya, pastinya untuk awal ini pelaku melakukan penjambretan alasannya karena tidak punya ponsel," tutup Iptu Dedi Septriadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelaku-penjambretan-ponsel-bocah-10-tahun-di-kampung-tangguh.jpg)