Viral di Medsos
Sosok Radot Valent, Kena Sindir #GerakanMuteMassal yang Trending, Eks Lawyer, Bermula dari Piala AFF
Sosok Radot Valent yang kena sindir di medsos lewat #GerakanMuteMassal yang jadi trending, mantan lawyer, bermula dari Piala AFF tahun 2013
Penulis: Aro | Editor: Januar Alamijaya
Selain protes karena komentator sering memanggil nama Anya Geraldine, netizen juga mengeluhkan teriakan dan nyanyian Bung Jebret.
Salah satu netizen meminta Bung Jebret lebih edukatif mengenai literasi sepak bola.
"Ditengah jalannya pertandingan sering dikasih istilah gajetot dan ga ada hubungannya sama sekali sama sepakbola? Please masyarakat perlu diedukasi tentang literasi sepakbola.
Bukan teriak-teriak dan nyanyi ga jelas. Masa bola melambung nyanyi UWO Judika?" tulis akun @fuadihaitamy.
Pertandingan PS Sleman vs Bali United pada perempat final Piala Menpora 2021 mengantarkan Super Elang Jawa ke semifinal.
Laga PSS vs Bali United yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Senin (12/4/2021) malam WIB itu berakhir dengan drama adu penalti.
Siapa Radot Valent atau Valentino Simanjuntak?
Namanya mulai dikenal sebagai komentator oleh pecinta sepak bola tanah air ketika memandu jalannya pertandingan Piala AFF U-19 tahun 2013.
Ketika itu, di Piala AFF U-19 tahun 2021, Evan Dimas dkk menjadi juara untuk pertama kalinya.
Ya, jebret dalam kamus besar bahasa Indonesia ( KBBI ) tidak tercantum.
Namun penuturan Radot Valent dilansir dari berbagai sumber, menyebutkan kalimat itu karena teringat saat bermain sepakbola dan membobol gawang musuh dengan tendangan kencang.
Namun diberita ini, kita bukan membahas arti jebret ataupun kalimat yang kerap dilontarkan Radot Valent saat menjadi komentator.
Kisah inspiratif atau karir dari Valent yang notabene seorang alumnus fakultas hukum yang beralih profesi, dianggap sangat menggugah anak muda Indonesia untuk mengembangkan potensi diri.
Valentino Simanjuntak, dalam postingan aku instgramnya radotvalent, membagikan sebuah ilustrasi karir yang diperolehnya.
Dalam ilustrasi gambar tersebut, di tahun 2004-2006 Radot Valent bekerja sebagai lawyer, kemudian 2006-2013 ia bergabung dengan tim sepakbola yang diisi para artis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/trending-gerakanmutemassal-di-laga-piala-menpora-2021-pss-vs-bali-united-sindir-radot-valent.jpg)