Sabtu, 2 Mei 2026

Wawancara Eksklusif

WAWANCARA EKSKLUSIF Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Lulusan Teknik yang Sukses di Politik

Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi ST berbicara banyak mengenai perjalanan politiknya hingga duduk di kursi Ketua DPRD.

Tayang:
Penulis: Cahyo Adi Widananto | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM/CAHYO ADI WIDANANTO
Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi ST bersama jajaran pimpinan Tribun Kaltim. 

MELALUI Program VIP yang tayang di Tribun Kaltim Official, Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi ST berbicara banyak mengenai perjalanan politiknya hingga duduk di kursi Ketua DPRD. Dipandu host Manajer Produksi Sumarsono, pria kelahiran Balikpapan, 29 Agustus 1979 ini juga menjelaskan peran dan tugasnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Paser.

LULUS sebagai Sarjana Teknik, Anda justru terjun ke dunia politik, dan akhirnya sukses duduk sebagai Ketua DPRD Kabupaten Paser. Bisa diceritakan bagaimana perjalanan politik Anda?

Orangtua saya dulu Camat di Balikpapan hingga pindah ke Paser. Dulu tinggal di lingkungan Masjid Agung, dan seputaran masjid adalah warga Nahdliyin (NU). Kami memang keluarga Nahdliyin mulai dari kakek. Namun, saya masuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bukan karena faktor keluarga Nahdliyin, tapi secara tiba-tiba saja masuk PKB.

Begitu lulus kuliah, apakah Anda langsung masuk ke politik?

Sebenarnya saya tidak ada basik atau cita-cita terjun ke politik. Bahkan selama kuliah, saya juga jarang aktif di organisasi. Ketertarikan saya ke politik itu berawal ketika pada 1999-2004, Bapak mencalonkan sebagai kepala daerah melalui DPRD terpilih. Saya setelah lulus kuliah ikut membantu orangtua terjun ke masyarakat. Mulai dari situlah tertarik ikut ke dunia politik.

Sejak bergabung partai politik, apakah langsung di PKB atau sempat di partai lain?

Sempat di beberapa partai, awalnya di PKPI, dan sempat dipercaya menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Paser. Beberapa mencalonkan diri gagal. Namun ya inilah mungkin di PKB proses pencarian saya terkait parpol Alhamdulillah bisa sampai tercapai hingga sampai saat ini.

Di Paser, PKB berhasil meraih suara mayorita pada Pemilu Legislatif 2019, dan berhasil menempatkan Anda sebagai Ketua DPRD. Apakah menjadi capaian tersendiri?

Untuk PKB di Kabupaten Paser periode ini memang ada kenaikan sangat singifikan. Awalnya hanya dua kursi, sekarang meraih enam kursi dari 30 kursi di DPRD Paser. Otomatis PKB menjadi pemenang dan mengambil sebagai posisi Ketua DPRD.

Tentunya ini berkat kerja keras dari rekan-rekan dan tim yang selama ini cukup solid bahu membahu untuk memenangkan dalam pertarungan Pemilu Legislatif di Kabupaten Paser.

Ini jabatan yang sangat luar biasa. Sebagai pucuk pimpinan di DPRD Anda bisa menentukan kebijakan pemerintah di Kabupaten Paser. Bagaimana Anda menyikapi, terutama menjadi Ketua DPRD harus bisa mengayomi beberapa partai yang ada di dalamnya?

Ini pengalaman baru bagi saya. Saya duduk menjadi anggota DPRD kurang lebih satu tahun setengah hingga akhirnya dipercaya duduk sebagai Ketua DPRD. Tentunya menjadi tantangan baru dan pengalaman baru untuk saya. Tapi saya kira di DPRD Paser, teman-teman separuhnya memang baru dan separuhnya anggota lama.

Kami sangat komunikatif, artinya saling mendorong dan membantu untuk memberikan masukan kepada saya, sehingga saya juga pengalaman baru. Sebenarnya tidak ada masalah, yang terpenting bagaimana caranya saya mau belajar. Sebagai Ketua DPRD, teman-teman juga sangat support dan urun rembug walaupun ada enam fraksi partai yang berbeda. Kami mempunyai semangat yang sama agar Kabupaten Paser menjadi lebih baik.

Berbicara soal tugas da fungsi DPRD, bagaimana ketika DPRD melakukan pengawasan agar kebijakan pembangunan di Paser berjalan baik dan menjadi kabupaten maju. Sistem pengawasan seperti apa sehingga bersinergi dengan baik?

Memang peran DPRD tidak terlepas dari budgeting, peraturan daerah dan pengawasan. Dari sisi budgeting kami perlu melihat bagaimana anggaran di Pemkab Paser dapat menyelesaikan masalah utama yang ada di Paser.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved