Virus Corona di Balikpapan
Kasus Covid-19 Meningkat, Aktivitas Warga Balikpapan Terancam Kembali Diperketat
Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan memberi isyarat memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Mikro.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan memberi isyarat memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Mikro.
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan atau tren peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19.
Pasalnya dalam beberapa waktu terakhir, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan nyaris berada di angka 50 setiap hari.
Baca juga: Larangan Mudik Diperketat, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Belum Terima Ekstra Flight
Baca juga: Distribusi Vaksin Covid-19 di Balikpapan Kini Langsung ke Gudang Bio Farma Daerah, Lebih Cepat
"Soal perpanjangan PPKM Mikro jilid 4 akan kita lihat. Jika trennya naik terus pasti akan kita perpanjang," ujar Rizal, Jumat (23/4/2021).
Sebagaimana diketahui, kebijakan untuk menerapkan PPKM Mikro di Kota Balikpapan telah berjalan sejak bulan Februari 2021.
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19 di setiap wilayah lingkungan Rukun Tetangga (RT).
Adapun kebijakan penerapan PPKM Mikro telah melalui perpanjangan ke-empat. Setiap perpanjangan waktunya dua pekan.
Rizal bahkan tak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan pengetatan atau pembatasan aktivitas masyarakat.
"Apabila kembali naik seperti ini maka kita perpanjang, bahkan pengetatan akan kita lakukan lagi," tegasnya.
Rizal menerangkan pihaknya telah mencermati sejumlah tempat fasilitas umum yang longgar di bulan Ramadhan.
Walikota Balikpapan dua periode itu tak segan untuk kembali memperketat beberapa sektor yang dianggap riskan terhadap penyebaran Covid-19.
Baca juga: NEWS VIDEO Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Adakan Test GeNose, Siapkan Skema bagi Calon Penumpang
"Ada beberapa wilayah yang longgar, yakni cafe, pasar segar, pasar klandasan akan kita perketat," sebutnya.
Ia pun mengaku khawatir pasca satu minggu pelonggaran di bulan Ramadhan, kasus Covid-19 di Kota Balikpapan kembali naik.
"Memang semua zona masi kuning akan tetapi ada kecenderungan kasusnya naik. Ini yang sedang kita khawatirkan," tandasnya.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/balikppn-naik-lagi.jpg)