Berita Nasional Terkini

Apa yang Dihadapi KRI Nanggala 402 Sebelum Hilang? Kapal Selam Kirim Isyarat Tempur ke Kapal Kopaska

Apa yang dihadapi KRI Nanggala 402 sebelum hilang? kapal selam kirim isyarat tempur ke kapal Kopaska.

Twitter
Prajurit TNI AL menghormati awak KRI Nanggala 402. KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam, trending di media sosial tagar #OnEternalPatoril dan Wira Ananta Rudira, makna mendalam dari dua istilah tersebut. Apa yang dihadapi KRI Nanggala 402 sebelum hilang? kapal selam kirim isyarat tempur ke kapal Kopaska. 

Masalahnya, kata dia, tim penyelamat belum bisa memastikan status kelistrikan KRI Nanggala-402, terutama setelah temuan serpihan komponen dan barang-barang dari dalam kapal.

”Kita tidak bisa lihat apakah dia black out atau enggak. Soalnya pas [kapal] masuk air [pada Rabu dini hari] lampunya masih nyala. Namun demikian kalau saat menyelam itu black out, kemampuan hanya 72 jam," tuturnya.

Yuda menyatakan tidak ada ledakan pada kapal selam pabrikan Jerman itu.

"Bukan ledakan. Kalau ledakan pasti sudah ambyar semuanya," kata dia. Yudo mengatakan, kapal mulai mengalami keretakan saat mencapai kedalaman 300-500 meter.

Baca juga: Risiko Tinggi, Ini Kesulitan yang Dihadapi Tim, KRI Nanggala-402 Terdeteksi di Kedalaman 850 Meter

Apabila terjadi ledakan, maka akan terdengar oleh sonar.

"[Kapal tenggelam] ini karena [mengalami] retakan secara bertahap di bagian tertentu. Saat dia mulai turun pasti terjadi fase-fase mulai dari kedalaman 300, 400, 500 [meter]. Ini kalau ledakan pasti akan terdengar. Di sonar pasti terdengar menurut saya. Jadi bukan ledakan tapi keretakan," kata dia.

Sementara itu Panglima TNI Hadi Tjahjanto menyebut ada kemungkinan kapal selam itu sudah kemasukan air. Namun, menurut dia, masih ada ruang-ruang tidak bisa dimasuki air seandainya kru sempat menyekat kompartemen kapal selam yang sudah bocor.

"Masuk air kemungkinan ada. Tapi ada kemungkinan ada bagian kabin yang air enggak masuk," kata Hadi.

Keretakan Besar Bukan Ledakan

Menurut KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, terjadi keretakan besar pada kapal selam KRI Nanggala 402 hingga membuat tenggelam ke kedalaman 850 meter.

Keretakan pada KRI Nanggala 402 tersebut berpotensi membuat air masuk ke dalam badan kapal selam.

Mengingat semakin dalam laut, semakin kuat pula tekanannya.

"Keretakan air masuk kemungkinan ada (penyebabnya) tapi ada kemungkinan juga ada bagian kabin yang air tidak bisa masuk, karena dalam kapal selam kan ada sekatnya, kalau itu ditutup air tidak bisa masuk.
Itu juga ada kemungkinan seperti itu," kata Yudo dalam konferensi persnya, Sabtu (24/4/2021).
Konferensi pers penemuan serpihan dan barang-barang kapal selam KRI Nanggala-402 yang muncul di permukaan laut.
Konferensi pers penemuan serpihan dan barang-barang kapal selam KRI Nanggala-402 yang muncul di permukaan laut. (Tribunnews.com/Danang Triatmojo)

Baca juga: Dari YouTube, Ayah Ini Tahu KRI Nanggala-402 yang Bawa Anaknya Hilang Kontak, Ada Permintaan Khusus

Baca juga: Detik-Detik KRI Nanggala-402 Karam, Bukan Meledak, KSAL: Keretakan Besar Mulai Kedalaman 300 Meter

Namun Yudo mengaku masih ada kemungkinan air yang masuk tidak sampai ke bagian kabin.

Sebab bagian dalam kapal selam terdiri dari kompartemen yang disekat atau ditutup dengan pintu putar kedap.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved