Pelantikan Bupati Malinau
Bupati dan Wabup Malinau Resmi Menjabat, Warga Minta Pendidikan dan Tenaga Kerja Diprioritaskan
Wempi W Mawa dan Jakaria secara resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malinau periode 2021-2024 hari ini, Senin (26/4/2021).
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Wempi W Mawa dan Jakaria secara resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malinau periode 2021-2024 hari ini, Senin (26/4/2021).
Pagi tadi, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang telah melantik Bupati dan Wakil Bupati Malinau di Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor.
Doa dan harapan masyarakat Malinau ditujukan kepada pemimpin baru.
Baca Juga: Malinau Wilayah Perbatasan, Wempi-Jakaria akan Berkomunikasi ke Pemprov dan Pemerintah Pusat
Baca Juga: Profil Singkat Wempi W Mawa, Bupati Malinau Periode 2021-2024 yang Baru Dilantik
Masyarakat menanti kebijakan dan janji Bupati dan Wakil Bupati tersebut untuk membangun Kabupaten Malinau.
Ketua Forum Komunikasi Keluarga Jawa (FKKJ) Kabupaten Malinau, Imam Holiq menyampaikan sejumlah harapannya atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Malinau periode 2021-2024.
"Pertama menyangkut keberagaman masyarakat di Kabupaten Malinau. Pembangunan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujarnya kepada TribunKaltim.Co melalui sambungan telepon, Senin (26/4/2021).
Menurutnya, Kabupaten Malinau identik dengan warna pelangi, sebab wilayah yang dijuluki Bumi Intimung ini kaya akan keanekaragaman agama, suku, bangsa dan budaya.
Hal tersebut menurutnya perlu dirawat dan terus dijalin untuk menjamin kondusifitas dan keamanan di daerah.
Demikian halnya dengan pembangunan sumber daya manusia.
Baca Juga: Bupati KTT Ibrahim Ali Bupati Malinau yang Dilantik Bisa Bersinergi
Baca Juga: Pesan Gubernur Kaltara kepada Bupati Malinau yang Baru agar Lanjutkan Program Gerakan Desa Membangun
Mulai dari sektor hulu, menjamin terpenuhinya hak-hak anak untuk bersekolah dan mengenyam pendidikan formal.
Hingga ke sektor hilir, terjaminnya serapan tenaga kerja, membuka lapangan kerja sehingga dapat menjadi stimulus kesejahteraan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.
"Selanjutnya, peningkatan kualitas SDM. Terkait serapan tenaga kerja dan keadaan ekonomi masyarakat. Kami harapkan Bupati dan Wakil Bupati baru melanjutkan pembangunan seperti yang telah dilakukan pendahulunya, Pak Martin Billa dan Pak Yansen TP," katanya.
Hal senada diungkapkan Ketua Adat Dayak Tenggalan Kabupaten Malinau, Kursani.
"Harapan terbesar kami adalah masyarakat diberi kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Pembangunan ekonomi dan SDM sangat diharapkan utamanya karena pandemi Covid-19 saat ini," ucapnya.
Dia juga berharap, keadaan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan RI-Malaysia mendapatkan perhatian serius pemerintah.
Baca Juga: Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wabup Malinau, Duet Wempi-Jakaria Prioritaskan Dua Sektor Ini
Baca Juga: Wempi W Mawa dan Jakaria Resmi Sandang Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malinau 2021-2024
Baik pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat untuk menaikkan taraf hidup masyarakat di Malinau.
"Kami menantikan kebijakan Bupati yang baru, supaya nasib rakyat-rakyat kecil diperhatikan. Juga kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar nasib kami diperhatikan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/perwakilan-organisasi-kemasyarakatan-di-kabupaten-malinau.jpg)