Berita Samarinda Terkini
Walikota Samarinda Andi Harun Tinjau Aset Daerah Guna Memaksimalkan Penggunaan
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, yang dipimpin langsung oleh Walikota Samarinda Andi Harun melakukan tinjauan aset daerah.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, yang dipimpin langsung oleh Walikota Samarinda Andi Harun melakukan tinjauan aset daerah di Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Selasa (27/4/2021).
Salah satunya yaitu lahan kosong yang hendak dijadikan kantor kelurahan Bukit Pinang, tak jauh dari Masjid At Taufiq di Jalan Pangeran Suryanata.
Sewaktu kunjungan ada satu lokasi yang dianggap potensial untuk dijadikan kantor kelurahan, yaitu eks terminal penyangga Dishub.
Dan kemungkinan juga potensial dibangun Puskesmas di sampinganya.
Tetapi, tidak menutup kemungkinan aset yang ada tersebut dijadikan atau digunakan untuk kepentingan yang lainnya.
Baca Juga: Kecelakaan di Kawasan Bukit Pinang Samarinda, Truk Terguling tak Kuat Menanjak dan Seruduk Motor
Umpamanya melalui kerjasama dengan pihak ketiga, untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tepian ini.
"Yang jelas tidak boleh ini menjadi aset tidur. Jadi akan ada beberapa opsi yang akan diambil, tunggu saja. Sehingga nanti bisa dimanfaatkan," ungkap Walikota Samarinda, seusai melakukan tinjauan tersebut.
Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut, menyebutkan berdasarkan laporan yang diterimanya.
Bahwa saat sekarang ini ada 8 kelurahan yang belum memiliki kantor kelurahan sendiri.
Yaitu Kelurahan Bandara, Bukit Pinang, Sempaja Timur, Sempaja Barat, Budaya Pampang, Tenun, Mangkupalas dan Gunung Panjang.
Baca Juga: Polisi Ringkus Pengetap Solar di SPBU Bukit Pinang Samarinda, Pelaku Mengaku Lanjutkan Usaha Adiknya
Kendati demikian, ia mengaku bahwa hal tersebut merupakan PR baginya bagaimana agar Kelurahan sudah menyewa lokasi.
Karena pemerintah harus terus mengeluarkan biaya. Kalau punya aset kenapa tidak bangun sendiri.
"Walaupun biayanya mahal, tapi untuk jangka panjang lebih efisien," pungkasnya.
Penulis Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dipimpin-langsung-oleh-walikota-smd.jpg)