Ramadhan 2021
Membanggakan! Mad Gani, Pria Asal Kaltara Berhasil Menjadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab
Warga Kaltara patut berbangga. Mad Gani, warga berdomisili Tarakan berhasil lolos dalam ajang internasional untuk menjadi imam masjid di luar negeri.
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Warga Kaltara patut berbangga. Mad Gani, warga berdomisili Tarakan berhasil lolos dalam ajang internasional untuk menjadi imam masjid di luar negeri.
Dari 90 peserta yang mengikuti seleksi, hanya ada 27 peserta yang dinyatakan lolos. Nama Mad Gani salah satunya.
Ia menjadi terkenal usai namanya masuk dalam pengumuman daftar imam yang lolos seleksi menjadi imam di Uni Emirat Arab (UEA).
Mad Gani diketahui satu-satunya dari Kaltara yang berhasil lolos bersama 26 imam lainnya yang akan diberangkatkan menuju UEA.
Keseharian Mad Gani adalah guru penghapal Alquran (hafiz) dan mengajar di Pesantren Penghapal Al-Qur'an Ibnu Abbas, yang beralamat di RT 8 Karungan, Mamburungan Timur.
Baca juga: NEWS VIDEO Imam Masjid di Malang Meninggal saat Sujud Salat Magrib: Tak Pernah Terlihat Sakit
Kepada TribunKaltara.com, Mad Gani sedikit berbagi kisahnya saat memutuskan ikut mendaftarkan diri sebagai peserta.
Pria kelahiran 14 Maret 1979 ini menceritakan, awalnya ia tak mengetahui bahwa seleksi penerimaan imam masjid di UEA sudah dibuka. Dan ia mendapat informasi dari grup WhatsApp (WA) dalam handphone miliknya.
"Awalnya saya juga tidak tahu. Tapi tiba- tiba di grup WA dan di Facebook disampaikan," urainya.
Ia pun akhirnya mencoba peruntungan dan memutuskan untuk mendaftarkan diri.
Ia melanjutkan, ada dua tahap seleksinya. Pertama mengikuti seleksi di Jakarta Pusat di Hotel Golden Taufik.
"Setelah daftar, Kemenag RI umumkan lagi dan akhirnya bisa daftar untuk seleksi berikutnya," beber Mad Gani.
Baca juga: NEWS VIDEO Orang Tak Dikenal Tikam Imam Masjid di Pekanbaru, Kaki Pelaku Ditendang, Pisau Bengkok
Pria lulusan Pesantren Penghafal Al-Qur'an Wahdah Islamiyyah Makassar Sulawesi Selatan ini melanjutkan, syarat mengikuti ujiannya pertama harus bisa menghapal 30 juz Alquran.
"Kemudian ada kriteria tambahan misalnya selain diusahakan merdu suaranya juga harus bisa bagus tajwidnya serta makhrajnya," beber pria yang juga alumni Diploma Bahasa Arab LIPIA Jakarta ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mad-gani-lolos-ke-uea.jpg)