Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Pengelola Rusunawa di Nunukan Minta Pemerintah Lengkapi 2 Prasarana Ini

Rusunawa merupakan tempat penampungan sementara para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang di deportasi dari negeri jiran, Malaysia.

TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Situasi Rusunawa di belakang kantor Gabungan Dinas-Dinas I, Kecamatan Nunukan Selatan, Rabu (28/04/2021).TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

"Apalagi saat bulan Ramadan begini. Mereka mau salat di mana. Layak dari segi kebersihan dan juga kondisi sekitar menjadi penting," ucapnya.

Sementara itu, ia juga menyoal ketiadaan pagar di Rusunawa.

Kata Ragil, meski saat ini Rusunawa dijaga oleh 4 orang petugas keamanan dari personel Satpol PP dan Komando Distrik Militer (Kodim), namun penghuninya ada ratusan orang.

"Kalau aman ya aman. Tapi penghuninya ratusan orang. Lalu petugas hanya 4 orang. Bisa saja petugas lengah, lalu PMInya kabur.

Pengalaman saya, PMI asal deportasi Tawau rata-rata kan orang Nunukan. Mereka itu nakal-nakal.

Belum selesai karantina malah lari. Sering gitu. Beda kalau deportasi dari Sandakan dan Kota Kinabalu masih bisa diaturlah," ujarnya.

Selain prasarana, Ragil juga mengeluhkan soal listrik di Rusunawa yang belakangan ini sering padam.

Sehingga, menyebabkan air PDAM tidak bisa dipompa naik ke profil. Di Rusunawa tersedia 4 profil air dengan ukuran 6000 liter.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Nunukan Hari Ini, 6 Wilayah Akan Diguyur Hujan Ringan Siang Nanti

"Kemarin listrik padam seharian, sehingga air nggak bisa naik ke profil. Kalau air PDAM selama ada deportasi lancar saja," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved