Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Disperindagkop dan UKM Kaltim Bantu Masyarakat dengan Bahan Pokok Murah

Kegiatan pasar murah yang digagas Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Kaltim resmi ditutup dengan pasar murah ke-8.

Editor: Syaiful Syafar
Ahmad Riyandi/Humasprov Kaltim
MENGECEK HARGA - Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor melakukan pengecekan langsung harga bahan pokok di pasar murah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kegiatan pasar murah yang digagas Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Kaltim resmi ditutup dengan pasar murah ke-8.

Pasar murah penutup ini digelar di halaman kantor Disperindagkop dan UKM Kaltim di Jalan Basuki Rahmat.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan tujuan digelarnya pasar murah ini adalah membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berpenghasilan menengah ke bawah untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah dan terjangkau.

“Pada dasarnya, kita membantu Pak Gubernur untuk mendekatkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah di bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Roby, saat menutup program pasar murah tersebut.

Baca juga: Musrenbangnas 2021, Gubernur Kaltim Siap Sukseskan Program Pusat

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim itu pun mengecek langsung harga-harga yang ditawarkan di pasar murah itu.

“Harga lebih murah sekitar 15 persen. Saya sudah membuktikan dengan membeli bawang merah yang di pasaran harganya sekitar Rp26 ribu per kg, di sini bisa dapat Rp22 ribu. Begitu juga dengan produk barang jadi, harganya lebih murah sekitar 15 persen,” tambah Roby.

Produk yang dijual meliputi barang kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, telur, daging ayam beku, daging sapi beku, daging kerbau, mentega, mie instan, susu, teh, kopi, sirup, kurma, kacang dan emping.

Untuk produk olahan seperti nugget, sosis dan bakso. Ada juga cemilan berupa kue kering (UKM) dan produk-produk kesehatan.

Baca juga: Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Pimpin Silaturahmi ke Baznas RI

Pasar murah diikuti 32 distributor dengan nilai transaksi dari 7 pasar murah sebelumnya mencapai Rp260 juta.

Khusus untuk pasar murah dengan target pasar para pegawai dan penduduk sekitar hari ini omzetnya diperkirakan mencapai Rp100 juta. Pasar murah ini diharapkan juga dapat membantu pemulihan ekonomi daerah.

Tujuh pasar murah sebelumnya digelar di Kelurahan Mugirejo, Kelurahan Tanah Merah, Kelurahan Sei Keledang, Kelurahan Sambutan, Kelurahan Bengkuring, Kelurahan Baqa dan Desa Perjiwa.

“Bekerja sama dengan TP PKK Kaltim, besok kami juga akan menggelar pasar murah di Kelurahan Sengkotek. Semoga bermanfaat untuk masyarakat,” sebut Roby didampingi Ketua Panitia Pasar Murah yang juga Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kaltim Henny Purwaningsih. (sul/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved