Berita Nasional Terkini
Lengkap, Survei Elektabilitas Capres 2024 Litbang Kompas, Prabowo Memimpin, Anies Dapat Suara Jokowi
Lengkap, survei elektabilitas Capres 2024 Litbang Kompas, Prabowo Subianto memimpin, Anies Baswedan dapat suara Jokowi
TRIBUNKALTIM.CO - Lengkap, survei elektabilitas Capres 2024 Litbang Kompas, Prabowo Subianto memimpin, Anies Baswedan dapat suara Jokowi.
Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo jadi 3 tokoh potensial menuju Pilpres 2024.
Demikian hasil survei elektabilitas Capres 2024 terbaru yang dirilis Litbang Kompas.
Yang mengejutkan, Anies Baswedan ternyata masih kebagian limpahan suara dari pendukung Presiden Joko Widodo ( Jokowi).
Tiga nama tokoh dinilai layak menjadi presiden RI saat ini.
Baca juga: Luhut dan Prabowo Termasuk? Inilah Daftar Lengkap 15 Menteri yang Layak Diganti Versi Lembaga Survei
Hal itu berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada April 2021.
Mereka adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Mengutip Kompas.id, Prabowo menduduki posisi tertinggi dengan 16,4 persen responden pemilih, disusul Anies 10 persen, dan Ganjar 7,3 persen.
Pada urutan berikutnya, ada nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan 3,7 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 3,4 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen.
Selanjutnya, ada nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan perolehan 3,1 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini sebesar 2,4 persen.
Adapula nama tokoh lainnya seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebesar 2,1 persen, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebesar 2 persen.
Sementara itu, untuk responden yang tidak menjawab atau rahasia diketahui sebesar 21,4 persen.
Menariknya, nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga masih masuk dalam elektabilitas tertinggi di masyarakat dengan perolehan melebihi Prabowo yaitu 24 persen.
Namun, seperti diketahui bahwa Jokowi tidak akan mencalonkan diri dalam Pilpres 2024 karena Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 mengatur tentang jabatan presiden maksimal dua periode.
Oleh karena itu, survei Litbang Kompas kemudian berlanjut menelusuri jawaban responden pemilih Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/prabowo-subianto-dan-anies-baswedan-977265345.jpg)