News Video

NEWS VIDEO Daftar Nama KKB Papua yang Diburu TNI/Polri

Daftar nama KKB Papua yang diburu TNI dan Polri, lengkap dengan nama pimpinan kelompok dan wilayah terornya

Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Nama kelompok kriminal bersenjata ( KKB) Papua telah masuk daftar buru TNI.

Pihak TNI juga telah mempublikasikan secara terang nama pimpinan kelompok dan wilayah teror KKB Papua.

Kepolisian Daerah Papua telah mendata sejumlah kelompok kriminal bersenjata ( KKB) aktif di Papua.

Kelompok tersebut diincar aparat keamanan.

Apalagi kalau bukan meredam aksi-aksi teror yang selama ini mereka lakukan, tak hanya ke aparat namun juga warga sipil.

Baca juga: Baru Nikahi Fatimah Az Zahra, Lagi Ceramah Ustaz Abdul Somad Digoda Jamaah Wanita, Wajah UAS Memerah

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius D. Fakhiri menyebut setidaknya ada 6 kelompok kriminal bersenjata ( KKB) di Papua yang masih aktif beraksi di Bumi Cenderawasih.

Kelompok aktif itu sudah masuk daftar target kepolisian di Papua.

Bahkan anak buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit tak ragu membocorkan nama kelompok, berikut identitas pimpinan KKB dan lokasi teror mereka.

Tindakan tegas sampai pelumpuhan juga telah diperintahkan kepada prajurit, apabila KKB papua tersebut melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas maupun warga.

Baca juga: Anies Baswedan dalam Masalah, Pasar Tanah Abang jadi Lautan Manusia, Apa Kata Gubernur DKI Jakarta?

Kapolda menyebut nama yang memimpin kelompok kriminal bersenjata itu, di antaranya Lekagak Telenggen dan Egianus Kogoya.

 “Mereka masih aktif melakukan kekerasan bersenjata yang akhirnya menjadi teror bagi masyarakat,” imbuh Fakhiri, Minggu (2/5/2021).

Menurut Inspektur Jenderal Mathius, keenam KKB tersebut tidak beraksi di semua wilayah Papua. Mereka hanya beraksi di beberapa tempat saja.

“Dari kepolisian, dari yang sudah kami petakan, sebenarnya kelompok ini adalah kelompok yang besar, tapi yang aktif ada enam kelompok di Puncak, Intan Jaya dan Nduga," ujar Kapolda.

Kabar Buruk Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 2 Anak Buahnya Jual Senjata ke KKB Papua, Anggota Polri Gugur
Kabar Buruk Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 2 Anak Buahnya Jual Senjata ke KKB Papua, Anggota Polri Gugur (Kolase TribunKaltim.co)

Irjen Mathius D. Fakhiri pun membeberkan sepak terjang masing-masing kelompok tersebut.

Pada 2021, KKB pimpinan Lekagak Telenggen menjadi kelompok yang paling aktif membuat "aksi kekerasan" di Kabupaten Puncak.

Kemudian KKB Pimpinan Sabinus Waker pada 2020 "sangat meresahkan" di Intan Jaya.

Baca juga: AKHIRNYA Wanita Misterius Pengirim Sate Beracun Tertangkap, Polisi Senior jadi Target, Bongkar Motif

Selain itu, Fakhiri menyebut kelompok baru yang merupakan bagian dari kelompok Lekagak Telenggen yang mulai "aktif melakukan teror".

"Ada kelompok Lekagak Telenggen, Militer Murib, Sabinus Waker, ada kelompok Paniai, ada kelompok Ndugama Egianus Kogoya, dan ada sempalan-sempalan kelompok Lekagak yang sudah muncul," tutur perwira menengah Polri dengan tiga melati dipundaknya tersebut.

Selain enam kelompok tersebut, Fakhiri mengungkapkan sudah ada beberapa KKB yang sudah tidak aktif. Bahkan sudah ada yang telah kembali di tengah masyarakat.

"Ada kelompok lain yang kami syukuri sudah tenang, ada yang sudah kembali melakukan aktivitas sebagaimana masyarakat biasa," dia menjelaskan seperti dikutip dari Kompas.com.

KKB PAPUA - Seorang pentolan KKB Papua kelaparan dan makin susah bergerak karena banyaknya Satgas Nemangkawi. Video dia curhat kepada temannya menggunakan HT pun viral. Foto kanan : Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.
KKB PAPUA - Seorang pentolan KKB Papua kelaparan dan makin susah bergerak karena banyaknya Satgas Nemangkawi. Video dia curhat kepada temannya menggunakan HT pun viral. Foto kanan : Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. (Kolase tangkapan layar IG/Achmad Nasrudin Yahya)

Mengenai keberadaan KKB di Kabupaten Puncak yang dalam beberapa waktu terakhir sering melakukan aksi kekerasan bersenjata, Kapolda menegaskan aparat keamanan sudah melakukan berbagai tindakan.

"Setelah kejadian di Beoga kita ada turunkan tim di sana untuk melakukan pemulihan dan penegakan hukum, kami  menggeser juga kekuatan untuk menyekat di Ilaga. Semua penguatan di dua titik itu untuk melakukan penindakan kepada mereka," tandas Fakhiri.

Baca juga: TRAILER dan Sinopsis Ikatan Cinta Senin 3 Mei 2021, Hasil Tes DNA Reyna Terkuak? Aldebaran Membaik

Tindakan Tegas

Mengenai keberadaan KKB di Kabupaten Puncak yang dalam beberapa waktu terakhir sering melakukan aksi kekerasan bersenjata, Fakhiri menegaskan aparat keamanan sudah melakukan berbagai tindakan.

"Setelah kejadian di Beoga kami ada turunkan tim di sana untuk melakukan pemulihan dan penegakan hukum, kami menggeser juga kekuatan untuk menyekat di Ilaga. Semua penguatan kami di dua titik itu untuk melakukan penindakan kepada mereka (KKB)" kata Fakhiri.

"Tidak boleh lagi orang melakukan aksi kekerasan bersenjata yang membuat orang trauma sehingga penindakan hukum dengan tegas dan terukur kami lakukan," sambungnya.

Anggota Polisi dan TNI diduga jadi penyuplai senjata dan amunisi ke KKB Papua.
Anggota Polisi dan TNI diduga jadi penyuplai senjata dan amunisi ke KKB Papua. (Kolase Tribunkaltim.co)

Aparat keamanan, sambung Fakhiri, terus berusaha untuk mengungkap seluruh jaringan KKB yang ada di Papua.

Karenanya, aparat selalu berusaha menangkap KKB dalam keadaan hidup.

"Tentu kami berusaha menangkap mereka hidup untuk mengetahui jaringannya, tetapi kalau mereka melawan kami akan lumpuhkan," kata dia.

(*)

Berita tentang KKB Papua

Berita tentang Listyo Sigit

Berita Video

Editor: Jojo
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved