Berita Nasional Terkini
Bambang Widjojanto Bocorkan Deretan Kasus Besar yang Ditangani Novel Baswedan Cs, Disingkirkan KPK?
Bambang Widjojanto bocorkan deretan kasus besar yang ditangani Novel Baswedan Cs, disingkirkan KPK?
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO - Bambang Widjojanto bocorkan deretan kasus besar yang ditangani Novel Baswedan Cs, disingkirkan KPK?
Sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan tak lulus assesment Tes Wawasan Kebangsaan, termasuk penyidik senior Novel Baswedan.
Eks Komisioner KPK Bambang Widjojanto pun angkat bicara mengenai kabar tersingkirnya Novel Baswedan dkk.
Bambang Widjojanto pun lantas mengungkit sejumlah kasus besar yang mungkin sedang ditangani Novel Baswedan dkk.
Viral di media sosial isu yang menyebut penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan, dan puluhan pegawai lainnya akan dipecat oleh KPK, karena tak lulus Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Baca juga: Novel Baswedan Dikabarkan Tersingkir dari KPK, Bambang Widjojanto Bongkar Kasus Besar yang Ditangani
Tagar Novel Baswedan bahkan sempat menjadi trending topik di Twitter, Selasa (4/5/2021).
Isu ini pun lantas mendapat tanggapan dari Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW).
Menurut BW, pegawai yang berintegritas malah disingkirkan.
"Pembusukan di KPK makin degil dan bengis.
Insan terbaik di KPK tengah disingkirkan," ujar BW dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).
BW menilai para pegawai yang menegakkan marwah KPK kini disingkirkan dengan alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara ( ASN).
Hal ini merupakan dampak dari berlakunya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
"Mereka yang terbukti menegakkan marwah KPK dihabisi," katanya.
BW menduga para pegawai KPK yang diduga tidak lulus tes menjasi ASN itu sedang menangani perkara-perkara korupsi besar.
Ia menyesalkan munculnya informasi puluhan pegawai yang tak lulus tes menjadi ASN.
"Di ujung ramadan yang seyogianya kita berharap berkah dan barokah, tapi sebagian insan terbaik KPK justru diadang kebijakan absurd."
"Padahal sedang menangani mega skandal korupsi, seperti misalnya kasus suap bansos Covid-19, suap ekspor benur, e-KTP.
Suap Tanjungbalai, kasus bos batu bara yang jadi DPO, kasus mafia hukum di pengadilan dan juga penyuapan penyidik KPK yang mulai menyinggung pimpinan parlemen dan salah satu komisioner KPK."
"Apakah ini, salah satu misi dan sasaran penghancuran KPK?" beber BW.
Menurut BW, disingkarkannya para pegawai yang berintegritas itu merupakan proses pembusukan KPK yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur.
Mulai dari revisi UU KPK, pemilihan pimpinan KPK yang kontroversial, hingga peralihan status pegawai KPK menjadi ASN.
"Keseluruhan proses itu ada di periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Inikah legacy 'terbaik' yang akan ditinggalkan beliau untuk diingat sepanjang masa?
Saya belum terlalu yakin, tapi banyak fakta yang tak terbantahkan atas sinyal itu," kata BW.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa mengakui, pada Kamis (27/4/2021) pihaknya telah menerima hasil tes wawasan kebangsaan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Seleksi ini merupakan prosedur bagi setiap pegawai KPK untuk menjadi ASN.
"Pada tanggal 27 April 2021 bertempat di Kementerian PANRB, KPK telah menerima hasil Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dari Badan Kepegawaian Negara," kata Cahya.
Dia menyampaikan, hasil tes itu merupakan penilaian dari 1.349 pegawai KPK yang telah mengikuti asesmen tes, sebagai syarat pengalihan pegawai KPK menjadi ASN.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalihan Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara.
Cahya mengklaim, sampai saat ini hasil penilaian asesmen tes wawasan kebangsaan tersebut masih tersegel dan disimpan aman di Gedung Merah Putih KPK.
Baca juga: Blak-Blakan, Novel Baswedan Bocorkan Isu Dirinya Disingkirkan dari KPK Via Tes Wawasan Kebangsaan
Ia berjanji akan mengumumkannya dalam waktu dekat, sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan KPK.
"Kami menegaskan agar media dan publik berpegang pada informasi resmi kelembagaan KPK," kata Cahya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan pegawai KPK berpotensi tidak lolos tes wawasan kebangsaan sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN.
Diduga sebanyak 75 pegawai tidak lolos tes tersebut.
"Sekitar 70-80 enggak lolos," ucap sumber internal.
Adapun nama-nama besar yang dikabarkan diberhentikan dari KPK antara lain penyidik senior KPK Novel Baswedan, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Herry Muryanto.
Kemudian Direktur Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) Sujanarko, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Giri Suprapdiono.
Lalu, seluruh kasatgas dari internal KPK, seluruh pengurus inti WP, serta puluhan pegawai KPK yang berintegritas.
Respon Novel Baswedan
Penyidik andal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku sudah tahu bakal dipecat melalui dalih Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK).
Tes tersebut merupakan salah satu syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN).
"Iya benar, saya dengar informasi tersebut," ujar Novel Baswedan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (4/5/2021).
Berdasarkan informasi terdapat 75 pegawai KPK, termasuk Novel Baswedan yang disebut tidak lolos tes wawasan kebangsaan.
Mereka terancam gagal alih status menjadi ASN.
Selain Novel, nama lainnya yang disebut tidak lolos tes ASN, yakni Yudi Purnomo yang dikenal sebagai Ketua Wadah Pegawai KPK, serta sejumlah Kasatgas penyelidik dan penyidik dari unsur internal lainnya.
Novel Baswedan mengatakan, upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan.
Baca juga: Dilaporkan Gara-gara Cuitan Soal Ustaz Maheer, Jenderal Polisi Pasang Badan untuk Novel Baswedan
Namun, Novel Baswedan mengaku tak menyangka saat ini upaya tersebut justru dilakukan pimpinan KPK melalui tes ASN.
"Upaya untuk menyingkirkan orang-orang baik dan berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan.
Bila informasi tersebut benar, tentu saya terkejut.
Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh Pimpinan KPK sendiri," katanya.
(*)
Artikel ini telah tayang dengan judul Beredar Isu Novel Baswedan dan Pegawai Lain akan Dipecat KPK, BW: Insan Terbaik tengah Disingkirkan, https://wow.tribunnews.com/2021/05/04/beredar-isu-novel-baswedan-dan-pegawai-lain-akan-dipecat-kpk-bw-insan-terbaik-tengah-disingkirkan?page=all.